Cegah Murid Celaka di Jalan, SD Ini Ciptakan Seragam Warna-warni

Cegah Murid Celaka di Jalan, SD Ini Ciptakan Seragam Warna-warni

- detikHealth
Selasa, 05 Agu 2014 14:35 WIB
Cegah Murid Celaka di Jalan, SD Ini Ciptakan Seragam Warna-warni
Seragam baru Niddrie Primary School (Foto: ABC Australia)
Melbourne - Tiap dua minggu diperkirakan ada satu anak terbunuh karena kecelakaan di jalanan Australia atau tertabrak saat berjalan kaki sepulang sekolah. Bahkan hampir setiap minggu, ada saja anak yang cedera karena masalah serupa.

Tak ingin hal yang sama terjadi pada anak didik mereka, sebuah sekolah dasar negeri di Melbourne pun memperkenalkan seragam baru untuk siswa-siswi mereka. Seragam ini berupa polo shirts dengan garis oranye atau kuning di bagian bahu hingga lengan. Di bawah lengan juga garis yang sekilas mirip kabel transparan yang dapat memantulkan cahaya atau fluorescence.

"Seragam sekolah pada umumnya terbuat dari warna-warna gelap. Para ibu pasti tahu warna-warna itu memang menyembunyikan kotoran yang menempel pada seragam putra-putrinya, tapi justru itulah yang membahayakan mereka," tandas Kim Lees.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kim Lees adalah perancang seragam baru di Niddrie Primary School tersebut. Kebetulan ia juga salah satu wali murid di SD ini dan ia memang memiliki pengalaman bekerja di industri fesyen.

"Seragam yang saya rancang terdiri atas warna-warna yang memiliki tingkat visibilitas tinggi dan sebagian bahannya dapat memantulkan cahaya sehingga anak-anak akan mudah terlihat saat berada di jalan raya," harapnya seperti dikutip dari ABC Australia, Selasa (5/8/2014).

Sang kepala sekolah, Greg Peters mengaku lega karena murid-muridnya tampaknya menyukai atasan tersebut. Seragam itu juga memudahkan para guru ketika melacak keberadaan anak didiknya bilamana sewaktu-waktu mereka berkunjung ke suatu tempat.

"Memang belum pernah ada kecelakaan yang melibatkan siswa kami, tapi saya ingin berada di garda terdepan untuk mencegah hal ini terjadi, sebelum terlambat," kata Peters.

Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa bulan lalu, sebanyak 80-90 potong atasan fluoroscence ini pun terjual habis di sekolah. Bahkan menurut Peters, seragam baru ini menjadi semacam ikon fesyen di sekolahnya.

Di sisi lain, Lees ingin seragam ini tak hanya dimiliki anak-anak di sekolah putranya. Untuk itu ibu tiga anak ini mengajukan permohonan kepada pemerintah setempat agar mempertimbangkan penggunaan seragam serupa di seluruh sekolah yang ada di Melbourne.

"Tujuannya jelas, untuk melindungi anak-anak. Jika pemerintah ikut mendukung penggunaan seragam semacam ini, saya yakin kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa," tutup Lees.



(lil/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads