Dilaporkan The Guardian, remaja bernama Cameron Lancaster (18) ditemukan tewas tenggelam setelah ia menceburkan diri dengan sengaja ke sebuah danau yang terletak di tepi bukit pertambangan Preston di Inverkeithing, Fife, Sabtu (23/8) lalu.
Menurut laporan polisi, layanan darurat mendapat laporan adanya insiden remaja yang tidak ditemukan kembali usai melompat ke danau dalam bersuhu cukup dingin. Saat itu pula petugas langsung menuju ke TKP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak keluarga menyatakan sebelumnya tak ada yang aneh dengan perilaku Cameron. Pemuda itu pun tak pernah berbicara apa-apa soal ice challenge bucket. Kepergian Cameron pun membuat keluarganya sangat bersedih. "Selama hidup ia adalah anak yang ramah dan sangat peduli dengan orang lain," ujar salah satu anggota keluarga.
Ice challenge bucket akhir-akhir ini memang sedeng ngetren dilakukan oleh beberapa orang bahkan figur-figur terkenal di dunia seperti Cristiano Ronaldo, Lady Gaga, dan Bill Gates. Dengan melakukan ice bucket challenge, diharapkan para selebritis ini untuk sejenak merasakan sensasi beku bagaikan lumpuh seperti yang dirasakan para pengidap ALS.
"Ice bucket challenge hanya untuk galang dana. Sensasi lumpuh, bisa saja muncul. Sensasi itu subjektif sih, tergantung orangnya. Kalau masuk ke air, berendam di bawah suhu nol derajat celcius, memang bisa terjadi seperti itu," kata dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, kepala Departemen Bedah Saraf RS Mayapada menanggapi tren tersebut.
(rdn/ajg)










































