Cegah Remaja Bunuh Diri, Bus Kuning Ini Akan Keliling Australia

Cegah Remaja Bunuh Diri, Bus Kuning Ini Akan Keliling Australia

- detikHealth
Rabu, 03 Sep 2014 15:20 WIB
Cegah Remaja Bunuh Diri, Bus Kuning Ini Akan Keliling Australia
Foto: ruok.org
Jakarta - Kasus bunuh diri pada remaja menjadi perhatian serius bagi semua kalangan. Pakar berpendapat bahwa jika remaja yang bunuh diri dapat dihubungi dan diberikan waktu untuk menceritakan masalahnya, kemungkinan ia untuk mengakhiri hidupnya akan turun drastis.

Pemikiran ini yang mendasari berdirinya R U OK?, organisasi masyarakat berbasis anak muda yang mengedepankan pentingnya mengobrol bagi kelangsungan hidup remaja Australia. Sebagai bagian dari kegiatan kampanye, rencana organisasi ini akan berkeliling Australia menggunakan bus berwarna kuning cerah.

"Kami mengajak seluruh warga Australia untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan, dengan cara menanyakan apa yang menjadi masalah mereka," tutur koordinator kampanye Rebecca Lewis, dikutip dari ABC Australia, Rabu (3/9/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Lewis, banyak kasus bunuh diri yang dapat dicegah dengan tindakan simpel seperti bertanya dan mengobrol soal masalah yang dialami. Bahkan pada beberapa kasus, mengobrol dapat memberikan inspirasi sehingga membuat remaja menjadi orang yang lebih baik.

Untuk mempromosikan kegiatan ini, R U OK? mempunyai beberapa duta. Duta yang dipilih untuk kampanye keliling adalah mantan atlet ataupun tokoh berpengaruh yang sempat atau pernah mengalami risiko gangguan mental, depresi dan berencana melakukan bunuh diri.

Lewis mengatakan bahwa memang R U OK? memiliki lebih banyak duta laki-laki daripada perempuan. Sebabnya, laki-laki memiliki risiko 3 kali lebih besar untuk mengalami depresi dan bunuh diri daripada wanita.

Salah satunya adalah Kris Massie, pemain rugby asal Adelaide Crow yang sudah pensiun. Massie dipilih karena pada puncak karirnya, ia pernah mengalami cedera parah dan berencana mengakhiri hidupnya karena tak dapat bermain sebaik biasanya.

"Dalam kondisi seperti itu, James Gallagher, rekan timku menelepon dan menanyakan bagaimana keadaanku. Dan telepon itulah yang menyadarkanku tentang pentingnya bertanya dan mengobrol untuk menghindari depresi," tutur Massie.

(up/up)

Berita Terkait