"Kalau energinya besar, coba kasih kegiatan untuk menyalurkannya. Energi yang berlebihan tidak diperlukan tubuh, makanya bisa jadi mengganggu karena anak menggunakannya untuk jalan-jalan, ngobrol, teriak-teriak di kelas," terang psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (14/10/2014).
Lalu kegiatan seperti apa yang bisa digunakan untuk mengalihkan energi besar anak? "Bisa dipilih olahraga yang menyenangkan atau disukai anak. Misalnya berenang, bersepeda. Pilih kegiatan yang fun dan me-release energi," saran Ratih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perilaku brutal pada anak yang baru-baru ini menjadi sorotan adalah dipukulinya siswi SD di Bukittinggi, Sumatera Barat, oleh teman-temannya di sekolah. Pemukulan itu diterima siswi tersebut setelah sebelumnya dia menghina salah satu orang tua siswa. Karena tidak terima, siswa pun membalas hinaan itu dengan pemukulan.
Peristiwa itu direkam oleh salah seorang anak dengan menggunakan ponsel berkamera yang dicuri dari orang tuanya. Entah bagaimana, video itu lantas tersebar di dunia maya.
Menurut Kepala Bidang TK dan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Bukittinggi, kejadian ini sudah ditangani. Korban, pelaku, orang tua, dan pihak sekolah sudah dipertemukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
(vit/ajg)











































