Bocah yang lahir pada Desember 2009 ini diketahui lahir dalam kondisi fisik yang tak sempurna. Tangan kiri Daniel hanya sampai pada bagian siku, sementara tangan kanannya sangat kecil dan hanya memiliki dua jari saja.
"Bidan yang membantu saya mengatakan bahwa kondisi Daniel baik-baik saja, tapi ada masalah pada bagian tangannya. Saat itu saya sempat shock. Tidak ada penjelasan mengapa hal itu bisa terjadi," ungkap ibu Daniel, Stephanie, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (2/12/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun ia tidak mau memakainya. Ia justru memainkannya seakan-akan tangan prostetik tersebut adalah mainan plastik. Daniel belajar beradaptasi dengan kondisi tangannya saat ini. Tapi tiba-tiba beberapa bulan lalu ia mengatakan ingin memiliki sebuah tangan lengkap dengan lima jarinya," ujar Stephanie.
Berusaha mewujudkan keinginan buah hati, Stephanie kemudian membawa Daniel ke Astley Ainslie Hospital, Edinburgh. Dibantu oleh REACH, sebuah badan amal yang membantu anak-anak dengan gangguan ekstremitas atas, Daniel bisa mendapatkan tangan prostetik baru.
Dokter merancang tangan prostetik khusus untuk Daniel yang jari-jemarinya bisa dibuka dan ditutup. "Ini adalah hadiah Natal terbaik untuk Daniel. Ia sangat senang saat mencoba tangan barunya untuk kali pertama kalinya. Ia sekarang bisa meraih benda dan berpakaian," imbuh Stephanie.
Tangan prostetik ini hanya bisa dipasang di tangan kiri Daniel, sebab tangan kanannya masih memiliki bagian dari siku sampai jari, meskipun tak seperti pada umumnya. Menunjukkan proses pemulihan yang positif, paramedis masih akan terus memantau Daniel sampai beberapa waktu ke depan.
"Saya suka tangan baru saya. Ini adalah hadiah Natal terbaik. Kini saya bisa menjadi seperti anak-anak lain, bisa menulis dan mengambil mainan sendiri. Saya selalu ingin punya lima dan kini impian itu terwujud," ungkap Daniel berbinar-binar.
(ajg/vit)











































