Sering Anggap Dirinya Gemuk, Remaja Justru Berisiko Obesitas Saat Dewasa

Sering Anggap Dirinya Gemuk, Remaja Justru Berisiko Obesitas Saat Dewasa

- detikHealth
Kamis, 29 Jan 2015 11:33 WIB
Sering Anggap Dirinya Gemuk, Remaja Justru Berisiko Obesitas Saat Dewasa
ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Para remaja seringkali menganggap diri mereka sudah kelebihan berat badan meskipun Body Mass Index (BMI) mereka menunjukkan angka yang normal. Kondisi seperti ini justru bisa membuat mereka benar-benar obesitas saat dewasa.

Diutarakan psikolog Angelina Sutin di Florida State University, ketika remaja berpikir mereka sudah kelebihan bobot, gaya hidup tak sehat seperti konsumsi pil diet, memuntahkan makanan, atau diet sembarangan justru bisa dilakukan. Padahal, gaya hidup seperti itu malah bisa mengakibatkan obesitas sebagai efek jangka panjangnya.

"Jika BMI para remaja memang menunjukkan mereka overweight, lakukanlah diet yang sehat, jangan lakukan cara instan. Sebaliknya, ketika menganggap dirinya kegemukan, pastikan lagi dengan mengukur BMI," saran Sutin, dikutip dari Daily Mail, Kamis (29/1/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Banyak Minum Air Putih Bisa Cegah Gemuk, Ini Penjelasan Pakar Gizi IPB

Sutin bersama rekannya, Antonio Terraciano menggunakan data dari National Longitudinal Study of Adolescent Health di mana mereka bisa memeriksa tinggi dan berat badan, serta citra tubuh 6.500 remaja saat berusia 16 dan 28 tahun. Saat berusia 16 tahun, peserta diminta menulis skor persepsi mereka terhadap berat badannya.

"Hasilnya, kami menemukan mereka yang menganggap dirinya kegemukan padahal nyatanya normal-normal saja, 40% lebih berisiko obesitas saat dewasa. Hal ini berlaku untuk peserta perempuan sedangkan pada peserta laki-laki, risikonya lebih besar yaitu 98%," papar Sutin.

Terkait mengapa remaja lelaki lebih berisiko, Sutin dan timnya beranggapan karena umumnya remaja perempuan lebih peduli saat baru terjadi 'ketidaktepatan' pada tubuh mereka. Selain itu, urusan penampilan lebih sering dikaitkan dengan wanita. Sehingga, ketika remaja pria mendapati proporsi tubuhnya tak tepat, ia justru lebih rentan mengalami kepanikan berlebih.

Baca juga: Studi: Sering Debat dan Bertengkar dengan Pasangan Berisiko Bikin Gemuk

"Ini berhubungan dengan kondisi psikologis dan stigma yang ada di masyarakat tentang orang gemuk. Maka dari itu, kami menyarankan baik pada remaja pria atau wanita, hitung dulu BMI Anda. Jika memang ada indikasi kegemukan, lakukan perubahan pola makan yang sehat. Jika BMI normal-normal saja, tak perlu Anda khawatir dan berpikiran buruk soal diri Anda," tutur Sutin.

(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads