Malangnya bocah ini. Ia tak bisa menelan makanan atau minuman yang masuk ke tubuhnya karena mengalami cacat sejak lahir. Kerongkongan si bocah tidak tersambung dengan perutnya karena kondisi langka.
Bila dilihat sekilas, Georgie Yorke tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Apalagi tubuh anak ini juga agak gemuk, lengkap dengan kedua pipi yang chubby. Akan tetapi si kecil ternyata mengalami cacat sejak lahir, namanya 'oesophageal atresia'.
Kondisi ini berarti kerongkongan Georgie tidak terhubung dengan perutnya. Oleh karena itu tiap kali diberi susu, maka cairan itu akan keluar lewat hidung dan mulutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melahirkannya secara caesar, jadi setelah lahir ia tak langsung bisa saya gendong. Namun ketika akhirnya saya bisa menyusuinya malam itu, cairan itu justru keluar dari hidung dan mulutnya," kisah sang ibu, Stacey Ross (25) seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (6/3/2015).
Tapi waktu itu Stacey mengira mungkin ia keliru memberi makan si kecil. Jadi ketika perawat datang, Stacey meminta si perawat untuk memberinya susu. Saat itulah si perawat menyadari ada yang berbeda dengan bayi Georgie. Dan setelah diamati, Georgie juga tak dapat bernapas dengan baik.
Georgie kemudian dipindahkan ke ruangan khusus dan menjalani scanning dengan sinar X. Dokter mengatakan Georgie terlahir dengan 'oesophageal atresia' di mana bagian atas kerongkongannya tidak tersambung dengan bagian bawah kerongkongan dan perutnya, sehingga setiap makanan yang dimasukkan ke mulutnya takkan pernah sampai ke perut.
Lebih lanjut dokter mengungkapkan 'oesophageal atresia' biasanya disertai dengan 'tracheoesophageal fistula', di mana bagian atas kerongkongan dan trakeanya menyatu, padahal seharusnya kedua bagian ini terpisah satu sama lain.
Mau tidak mau Georgie akhirnya harus dioperasi. Operasi untuk mengatasi kondisi bocah ini dilaksanakan saat usianya masih 22 jam, yakni tepatnya tanggal 12 Juli 2014. Prosedur ini sendiri berlangsung selama lima jam dan setelahnya, Georgie harus menjalani perawatan intensif di Great North Children's Hospital, Newcastle.
Stacey dan suaminya, Vic (19) tentu tidak siap menghadapi hal ini. Tapi ini satu-satunya jalan agar Georgie bisa hidup normal seperti anak-anak lain. Dan sejak operasi pertamanya, Georgie telah menjalani lima kali operasi lagi untuk memperbaiki saluran pernapasannya itu.
"Kondisinya memang belum sepenuhnya pulih, tapi si kecil selalu terlihat ceria dan selalu tertawa, seperti tidak terjadi apa-apa," ungkap Stacey.
Kini usia Georgie memasuki delapan bulan dan akhirnya ia diperbolehkan pulang bersama kedua orang tuanya ke rumah mereka di Consett, County Durham.
Baca juga: Pensiun Makan Logam Setelah Tersedak Pedal Sepeda
(lil/up)










































