dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd, dari Mayapada Hospital mengatakan hormon testosteronlah yang memiliki peran dalam pematangan penis anak, namun pada kasus penis mikro hormon ini terganggu kerjanya. Stres disebut sebagai salah satu penyebab terganggunya hormon testosterone.
Anak yang sering dipaksakan untuk mengikuti ekspektasi orang tua rentan mengalami stres. Bila stres terus meningkat bukan tidak mungkin anak nantinya tumbuh dewasa dengan keadaan organ intim yang tumbuh sempurna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini 4 Cara Membesarkan Mr P, Efektifkah?
Hal ini lah yang menjelaskan mengapa libido seorang pria dewasa bisa rendah apabila tengah stres. Namun pada anak efeknya bisa lebih parah karena organ intim masih dalam pertumbuhan sehingga gangguan dapat memberikan dampak permanen.
dr Nugroho mengatakan apabila seseorang sudah tumbuh dewasa maka tidak mungkin lagi penisnya bisa diperbesar seperti yang banyak diiklankan. Oleh karena itu pada masa anak-anak terapi bisa diberikan dengan mengembalikan fungsi hormon yang tertekan atau dengan suntik hormon apabila memang dibutuhkan.
Gaya hidup sehat dan bebas stres adalah saran yang dikatakan oleh dr Nugroho bisa mencegah hal ini. Orang tua sebagai pengasuh yang baik agar mengerti keadaan dan kebutuhan anak.
"Bisa karena gaya hidupnya enggak bagus dia (anak -red) akan kondisinya turun," pungkas dr Nugroho.
Baca juga: Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
(fds/up)










































