Terkait obesitas anak-anak, peneliti mengatakan ada hal yang sedikit berbeda dari obesitas dewasa. Ada dua tingkatan obesitas anak yang baru-baru ini disadari peneliti yaitu pada balita dan pada remaja.
Pemimpin studi ini, Profesor Terence Wilkin dari Exeter University, Inggris, mengatakan pada balita pengaruh orang tua sangat besar terhadap obesitas namun pada remaja pengaruh teman sebayanya yang lebih kental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kebanyakan Minum Antibiotik, Anak Rentan Obesitas
"Obesitas anak adalah salah satu masalah kesehatan besar yang kita hadapi saat ini. Jika kita mau mengembangkan strategi untuk mengintervensi secara efektif, kita harus tahu dulu penyebabnya," kata Wilkin seperti dikutip dari BBC pada Selasa (5/5/2015).
"Studi ini mengindikasikan untuk pertama kali bahwa obesitas anak punya penyebab yang berbeda tergantung usia," lanjutnya.
Di tahun 2013, data WHO menyebutkan setidaknya ada 42 juta anak berumur lima tahun ke bawah di dunia yang mengidap obesitas. Awalnya masalah ini kebanyakan hanya ada di negara maju namun kini tren bergeser ke negara-negara ekonomi berkembang.
Penyakit jantung, gangguan tulang, diabetes, dan kanker pencernaan dikatakan WHO adalah masalah kesehatan yang umum mengancam penyandang obesitas.
Baca juga: Lebih Dari Dua Gelas Sehari, Susu Justru Berisiko Picu Obesitas Anak (Firdaus Anwar/Ajeng Anastasia Kinanti)











































