Jumat, 29 Mei 2015 08:38 WIB

Anak Diimunisasi Saat sedang Batuk atau Pilek, Boleh Atau Tidak?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Ketika tiba waktunya imunisasi, jika kondisi anak sedang sehat alias fit pastinya orang tua tidak merasa khawatir. Hanya saja, kadang ketika si kecil sedang batuk atau pilek, timbul keraguan apakah aman jika mengimunisasi anak dalam kondisi seperti itu?

Nah, menanggapi hal ini, dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya menuturkan pada umumnya, sakit ringan seperti batuk pilek biasa atau common cold bukan merupakan kontra indikasi anak untuk diimunisasi.

"Namun jika anak demam tinggi di mana suhu tubuhnya di atas 38 celcius, imunisasi harus ditunda. Imunisasi kan pada prinsipnya memasukkan kuman yang sudah dilemahkan untuk membentuk kekebalan. Kalau dikasih ketika daya tahan tubuh anak sedang turun, anak justru tambah sakit," tutur dr Meta dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (29/5/2015).

dr Meta tak menampik memang imunisasi sebaiknya ditunda untuk anak yang sakit berat, misalnya sedang demam tinggi. Selain itu juga pada anak yang sedang mengonsumsi obat prednison. Kemudian, untuk imunisasi tertentu, seperti cacar air, anak yang baru mendapat transfusi darah juga sebaiknya menunda imunisasi. Hal ini dilakukan agar imunisasi pada anak efektif.

Baca juga: Catat, Anak-anak dalam Kondisi Ini Tidak Boleh Dapat Vaksin Demam Berdarah

dr Meta mengingatkan bagi orang tua supaya tidak lupa menginformasikan adanya riwayat alergi kepada dokter yang mengimunisasi. Sebab, ada beberapa vaksin seperti influenza dan demam kuning yang kontra indikasi pemberiannya adalah anak dengan riwayat anafilaktik (alergi berat) terhadap telur.

"Kalau ada imunisasi yang telat catch up bisa dilakukan kapan pun. Namun perlu diingat imunisasi yang telat mempertinggi risiko kejadian penyakit tersebut. Sebaiknya kalau memang tidak bisa tepat waktu, catch up dilakukan sesegera mungkin," tutur dr Meta.

Baca juga: 10 Vaksin untuk Orang Dewasa



(Radian Nyi Sukmasari/AN Uyung Pramudiarja)