Studi Ungkap Efek Paparan Anestesi Berlebihan Bagi Otak Anak

Studi Ungkap Efek Paparan Anestesi Berlebihan Bagi Otak Anak

Nita Sari - detikHealth
Jumat, 12 Jun 2015 09:08 WIB
Studi Ungkap Efek Paparan Anestesi Berlebihan Bagi Otak Anak
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Cincinnati - Anestesi atau penggunaan obat bius adalah hal yang wajar dan bisa membantu proses operasi. Namun, obat bius yang diberikan pada operasi anak di bawah usia empat tahun bisa berpengaruh terhadap pengembangan otak dan penurunan tingkat IQ.

Tidak menutup kemungkinan anak di bawah usia empat tahun melakukan operasi dan mendapatkan obat bius untuk menghilangkan rasa sakit. Penelitian terbaru dari University of Cincinnati menunjukkan bahwa anak kecil yang mendapatkan anestesi umum sebelum usia empat tahun mendapat 'konsekuensi' yakni tingkat IQ rendah di beberapa tahun kemudian.

Penelitian yang dipublikasikan di Pediatrics tersebut melihat 106 anak usia lima hingga 18 tahun, yang setengah dari jumlah tersebut pernah melakukan operasi sebelum usia empat tahun.

Baca juga: Wah! Pria Ini Jalani Operasi Tumor Otak Sambil Bermain Gitar

Anak yang pernah diberi anestesi memiliki nilai intelijen dan komprehensi mendengar yang lebih buruk. Mereka memiliki otak kecerdasan dari dua area otak (cerebellum dan occipital cortex) yang kurang. Meskipun seluruh anak dalam penelitian tetap di kisaran IQ yang normal, tetapi peneliti menemukan bahwa anak anestesi memiliki skor lebih rendah lima atau enam poin dari yang normal.

"Anestesi menghasilkan ketidaksadaran selama operasi pada reseptor yang penting untuk menstimulasi neuron dalam membentuk koneksi yang tepat. Ekspos anestesi tersebut dapat mengganggu pengembangan otak normal," ucap pemimpin penelitian, Andreas Loepke, seperti dikutip dari Newser pada Jumat (12/6/2015).

Jadi apa yang harus dilakukan? Ada operasi yang memang tidak dapat dihindari, tetapi penelitian menunjukkan bahwa bisa dilakukan protokol yang lebih aman untuk anak-anak. Misalnya dengan memberikan anestesi lokal ketimbang anestesi umum atau menggunakan metode lain untuk mengurangi bahaya tersebut.

Baca juga: Lawan Kanker Tulang di Usia 4 Tahun, Pio Tetap Lincah dan Selalu Tersenyum

(ajg/vit)

Berita Terkait