Anak Sulit Ramah dengan Orang Lain Tak Masalah Asal Masih Bisa Beradaptasi

Anak Sulit Ramah dengan Orang Lain Tak Masalah Asal Masih Bisa Beradaptasi

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 12 Agu 2015 08:29 WIB
Anak Sulit Ramah dengan Orang Lain Tak Masalah Asal Masih Bisa Beradaptasi
Foto: Thinkstock/ziggy_mars
Jakarta - Saat menghadiri acara keluarga besar, terkadang ada anak yang enggan bersalaman atau beramah tamah dengan anggota keluarga yang lain. Dalam bersikap pun, sebaiknya orang tua tak memaksa anak untuk bisa bersikap ramah dengan anggota keluarga lainnya.

Seperti diungkapkan psikolog anak dan keluarga Anna Surti Arianni, S.Psi, M.Si, Psi, anak sulit atau mudah ramah dengan orang lain tidak terlalu menjadi masalah. Hal terpenting, anak bisa beradaptasi.

"Kalau anak tidak suka bersalaman dengan orang lain, tapi pas di acara keluarga dia tetap bisa senyum berarti dia kan sudah bisa beradaptasi," tutur wanita yang akrab disapa Nina ini dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (12/8/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, orang tua juga sebaiknya tidak memaksa anak untuk melakukan apa yang disuruh orang tua. Untuk pendekatan dengan anak pun jangan sampai langsung pada saat itu alias ketika si anak berada di situasi bertemu dengan seluruh anggota keluarga. Untuk itu, harus ada persiapan yang dilakukan orang tua sebelumnya.

Baca juga: Hal-hal yang Bisa Dilakukan Ortu Agar si Kecil Tak Jadi Anak Pemalu

Caranya, sebelum berangkat, ayah atau ibu bisa memberi tahu orang tua bahwa akan berkunjung ke acara keluarga, dan beri tahu anak di sana nanati ia akan bertemu dengan siapa danĀ  minta anak untuk bersalaman jika bertemu dengan anggota keluarga yang lain.

"Kalau sudah disampaikan, anak lebih cenderung siap secara mental. Kalau anak nggak mau, itu kadang ada alasan yang lain seperti seperti capek berat, lapar, atau ngantuk. Kalau alasannya karena itu, ya udah buat dia santai dulu. Kalau lapar ya biarkan dia makan, kalau ngantuk ya tidur dulu," ucap Nina memberi saran.

Namun, jika alasan anak lebih karena gengsi, tetap lakukan negosiasi dengan anak dan beri pengertian yang tegas bahwa ada yang harus dilakukan olehnya. Nina juga mengingatkan, selalu waspadai jika anak tidak mau dekat sama sekali dengan seseorang.

"Kan kita nggak tahu misalkan ternyata orang itu pernah melakukan pelecehan misalnya. Maka dari itu, orang tua perlu cek lagi tidak hanya dari sisi anak saja tapi juga dari data-data lain istilahnya, dari anggota keluarga yang lain misalnya," kata ibu dua anak ini.

Baca juga: Jangan Salah, Teman Khayalan Berkaitan dengan Kreativitas si Kecil Lho

(rdn/up)

Berita Terkait