Anak Main di Luar 40 Menit Sehari, Risiko Rabun Jauh Bisa Berkurang

Anak Main di Luar 40 Menit Sehari, Risiko Rabun Jauh Bisa Berkurang

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 16 Sep 2015 11:37 WIB
Anak Main di Luar 40 Menit Sehari, Risiko Rabun Jauh Bisa Berkurang
Foto: Thinkstock
Jakarta - Makin banyak anak di usia yang muda sudah memakai kacamata. Untuk mengatasinya peneliti Tiongkok menyarankan agar anak didorong bermain di luar 40 menit sehari.

Pada orang dengan rabun jauh atau miopi, matanya tak bisa fokus normal sehingga membuat objek yang berada di kejauhan tampak tak fokus. Kondisi ini dikatakan peneliti semakin umum sehingga dipikirkanlah intervensi sedini mungkin yang efektif.

Temuan yang dipublikasi di jurnal Jama ini mendukung bahwa anak-anak perlu menyimbangkan aktivitas fokus jarak dekat seperti membaca dengan aktivitas lain yang memerlukan fokus jarak jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr Mingguang He dan rekannya bekerja sama dengan 12 sekolah dasar (SD) di Tiongkok melakukan studi tes berjangka tiga tahun. Sebanyak 853 anak mendapatkan intervensi didorong bermain di luar ruangan minimal 40 menit dalam sehari sementara 726 lainnya menjadi grup kontrol dan tak mendapat intervensi.

Baca juga: Makin Banyak Anak Kena Rabun Jauh, Ilmuwan Bikin Lensa Kontak Khusus

Saat tes dilakukan kurang dari dua persen anak yang memiliki rabun jauh.

Pada akhir studi ditemukan sebanyak 259 dari 853 (30%) anak pada grup intervensi berkembang memiliki rabun jauh sementara pada grup kontrol 287 dari 726 (40%) anak berkembang memiliki rabun jauh. Peneliti mengatakan meski hanya sedikit perbedaannya namun tetap penting apalagi bila faktor lain seperti riwayat keluarga dimasukkan.

"Ini penting secara klinis karena anak kecil yang memiliki miopia dini akan sangat mungkin berkembang menjadi miopia tinggi, yang juga meningkatkan risiko miopia patologis. Oleh karena itu usaha penundaan miopia pada anak yang cenderung akan terus parah dapat memberikan manfaat kesehatan mata jangka panjang," tulis peneliti dalam laporannya seperti dikutip dari BBC pada Rabu (16/9/2015).

Michael Repka dari Johns Hopkins University mengomentari temuan ini dan mengatakan perlu studi lebih lanjut untuk memahaminya lebih dalam. Mungkin anak yang aktif main diluar menjadi jarang terlibat dalam aktivitas fokus jarak dekat atau mungkin terpapar sinar matahari membantu mata tumbuh lebih optimal.

Baca juga: Bagi Pengidap Rabun Mata, Menggunakan Kacamata Adalah Sebuah Kebutuhan (fds/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads