"Banyak faktor menyebabkan seorang anak mengalami gizi buruk. Seperti komposisi makanan yang tidak memenuhi kebutuhan anak dan penyakit bawaan," ujar dr Melisa Anggraeni, SpA dari RS siloam lippo Cikarang kepada detikHealth.
Baca juga: Gizi Buruk, Faktor Risiko Terjadinya Rickets
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran orang tua cukup penting untuk mencegahan anak sedini mungkin agar terhindar dari gizi buruk. Mulailah dengan memperoleh informasi mengenai makanan bergizi yang terdapat pada posyandu. Tidak lupa juga memberikan vaksin untuk mencegah timbulnya penyakit yang tidak diinginkan.
Perlu diingat, seorang anak mengalami kurang gizi dikarenakan kurangnya asupan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang didapatnya. Dengan begitu perlunya perhatian makanan yang di konsumsi anak untuk memerangi kekurangan gizi.
Bagi anak-anak, asupan makanan seperti bubur beras bisa menjadi cara yang baik, namun pemberian ASI tetaplah paling baik bagi anak. Maka, sang ibu juga perlu menjaga makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Harus dipastikan jika sang ibu mengkonsumsi makanan yang baik untuk menjaga kualitas ASInya.
Baca juga: Azwar, Balita Kurang Gizi di Bengkulu yang Tubuhnya Dipenuhi Belatung
Kondisi gizi buruk di Indonesia cukup memprihatinkan. Terlebih Indonesia memiliki tanah yang subur untuk menghasilkan nutrisi yang berlimpah bagi anak -anak. (up/up)











































