Benjolan Kecil di Belakang Telinga Balita

Benjolan Kecil di Belakang Telinga Balita

Firdaus Anwar - detikHealth
Senin, 28 Des 2015 14:29 WIB
Benjolan Kecil di Belakang Telinga Balita
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kadang di bagian tubuh si kecil ada benjolan kecil yang tidak terlihat namun teraba. Apa itu dan bagaimana mengatasinya?

Dijelaskan dr Meta Hanindita, SpA dari RS Dr Soetomo Surabaya, benjolan di belakang telinga atau kepala pada balita kemungkinan besar adalah kelenjar getah bening yang sedang aktif. Aktivitas kelenjar getah bening ini bisa dipicu berbagai faktor, seperti gangguan pada bagian tubuh di sekitar telinga, misalnya di kepala, leher, atau rambut.

"Kelenjar getah bening memang terdiri dari sel-sel imunitas yang melakukan perlawanan terhadap infeksi atau radang, sehingga bila terjadi infeksi maka kelenjar getah bening cenderung membesar," tuturnya dalam perbincangan dengan detikHealth, Minggu (27/12/2015)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Meta memaparkan biasanya jika masalah atau gangguan pada organ lainnya sudah teratasi atau sudah sembuh, aktivitas kelenjar getah bening ini akan berkurang dengan sendirinya. Selain itu secara bertahap benjolan pun akan mengecil.

"Penanganan yang akan dilakukan oleh dokter adalah mengobati masalah atau gangguan pada
organ yang memengaruhi kerja kelenjar getah bening yang membengkak tersebut," sambung dr Meta.

Baca juga: Akibat Tekanan Rongga Panggul Saat Lahir, Bisa Muncul Benjolan di Kepala Bayi

Jika Anda menemukan benjolan di tubuh balita Anda, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Utamanya bila pembesaran kelenjar getah bening diiringi demam, nyeri atau penurunan berat badan.

Apakah benjolan tersebut bisa hilang dengan sendirinya? "Tergantung pada apa yang menyebabkan benjolan itu sendiri. Untuk benjolan yang disebabkan karena ada gangguan pada organ lain, akan bisa hilang jika gangguan tersebut teratasi," terang dr Meta.

Dihubungi terpisah, Dr dr Rini Purnamasari, SpA, dari Divisi Hematologi Onkologi Anak RSUD Tangerang
mengatakan jika bicara pembesaran getah bening, maka dugaan pertama untuk negara tropis seperti Indonesia adalah TBC.

"Urutan pertama infeksi itu dulu baru infeksi-infeksi lainnya. Kalau kemungkinan membesar karena kanker itu belakangan," ucap dr Rini.

Disampaikan dr Rini, kelenjar getah bening tidak akan bereaksi kalau tidak ada gangguan pada organ tubuh. "Kalau nggak ada kejadian ya dia besarnya normal-normal saja. Kalau sudah lama membesar seperti itu bawa ke dokter," sarannya.

Baca juga: Herpes Simplex dan Herpes Zoster, Apa Bedanya?

(vit/up)

Berita Terkait