"Sekarang Ralia lagi suka main play dough. Tapi masak-masakan juga sering. Dia main sama sepupunya, sama aku dan mamanya juga sering," cerita Rian ditemui usai Peluncuran Papan Permainan Indomilk Jagoan Boboi Boy di Bunga Rampai Resto, Jl Teuku Cik Ditiro, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
"Nanti dia main terus tanya ke aku 'Papa mau beli apa?'. Aku jadi pembelinya nanti dia bikinin pizza. Terus aku bayar dan aku ajari Ralia, kalau aku bayar pakai koin, harus dimasukkan ke celengan," lanjut Rian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Cara Meisya Siregar Batasi Anak Pakai Gadget: Didagangin
Selain memainkan real life game, Ralia juga tak lepas dari permainan di gadget. Dikatakan Rian, Ralia senang melakukan permainan mewarnai dan merawat tanaman. Ia juga kerap menyaksikan video di Youtube dan diakui Rian, lewat gadget-lah Ralia bisa belajar bahasa Inggris, misalnya berhitung dan alphabet.
"Tapi saat membolehkan anak main gadget, kita juga mesti bijaksana. Kita harus atur, apa video yang mau diputar, sudah kita siapkan. Intinya tetap ada pengawasan. Jamnya juga nggak sampai seharian. Setidaknya setengah jam kemudian kita ambil gadgetnya jadi dia kan bisa bermain yang lain," terang Rian.
Dalam keseharian, Ralia juga selalu berinteraksi dengan orang di sekitarnya misalnya bermain dengan sepupu, orang tua, atau teman-teman di sekitar tempat tinggalnya. Hal itu menurut Rian penting supaya Ralia tetap bisa bersosialisasi dengan orang sekitar dan tidak hanya sibuk dengan gadgetnya.
"Untuk menjalin kedekatan dengan anak, saya juga selalu menyempatkan mengajak anak berlibur setidaknya dua kali setahun. Tahun lalu kita ke Jepang, nonton konser sih. Karena Ralia juga suka musik ya, mungkin ada turunan dari papanya," kata Rian sembari tertawa.
Baca juga: Artika Sari Devi Stimulasi Kreativitas Anak Sejak di Kandungan dengan Buku
(rdn/up)











































