Demi Anak Sehat, Dokter Kecil Dapat Pelatihan Online tentang Gizi

Demi Anak Sehat, Dokter Kecil Dapat Pelatihan Online tentang Gizi

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 03 Agu 2016 13:27 WIB
Demi Anak Sehat, Dokter Kecil Dapat Pelatihan Online tentang Gizi
Ilustrasi dokter kecil (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Berbicara masalah gizi, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi adalah dengan memanfaatkan kader. Di lingkungan sekolah peran tersebut jatuh kepada para dokter kecil.

Untuk membekali para dokter kecil dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup maka Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) sejak tahun 2008 rutin menjalankan program sosialisasi. Disebut Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG), program sudah berjalan sejak tahun 2008 mencakup lebih dari 5.000 dokter kecil di 38 kota.

Wakil Ketua PDGMI Dr dr Yustina Ani Indriastuti mengatakan sayangnya sosialisasi ini masih terbatas. Oleh karena itu pada tahun 2016 bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI serta Dancow program DKMG dibuatkan kembali versi online sehingga cakupannya lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diharapkan wadah ini bisa menjadi jawaban partisipasi siswa dari sekolah yang aksesnya terbatas karena faktor geografis. Dengan online diharapkan lebih banyak murid-murid SD dapat turut serta berpartisipasi dan mendapatkan informasi gizi seimbang," kata dr Ani dalam acara peluncuran DKMG Online di lingkungan Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Baca juga: Tak Bisa Disamaratakan, Beda Usia Beda Pula Kebutuhan Nutrisi Anak

DKMG Online dapat diakses di www.fortigro.dancow.id dan pihak sekolah hanya tinggal mengisi formulir data-data yang diperlukan. Nantinya tim akan mengevaluasi setelah itu mengirim modul pelatihan yang bisa digunakan oleh guru pembina serta anak-anak.

dr Ani mengatakan pelatihan online ini akan diberikan oleh para dokter di PGDMI mulai dari awal hingga akhir program. Sekolah hanya perlu memastikan bahwa fasilitasnya memadai agar ilmu yang diterima anak-anak bisa langsung diterapkan.

"Karena kadang tempat sampah, tempat cuci tangan, bahkan kamar mandi pun tidak terpenuhi dan tidak bersih. Perlu dukungan dari kepala sekolah untuk menyediakan fasilitas ini sehingga apa yang kita ajarkan tidak sia-sia," ujar dr Ani.

Baca juga: Begini Caranya Agar Tumbuh Kembang Anak Optimal (fds/vit)

Berita Terkait