Senin, 31 Okt 2016 13:00 WIB

Dampak Kecanduan Gadget pada Anak

Kecanduan Gadget, Perkembangan Mata dan Penglihatan Anak Bisa Terganggu

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Kecanduan gadget tidak hanya membuat anak sulit berkomunikasi. Pakar mengatakan kecanduan gadget bisa memengaruhi perkembangan mata dan penglihatan anak.

Dikatakan dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, SpA(K), MARS, dari RSU Bunda Jakarta, anak di bawah usia satu tahun yang sudah dikenalkan kepada gadget bisa mengalami tumbuh kembang yang tidak optimal, terutama dari sisi penglihatan. Sebabnya, pancara sinar atau cahaya dari gadget bisa merusak mata bayi.

"Penelitian sudah membuktikan, sinar kebiruan yang terpancar dari gadget merusak mata bayi dan anak secara permanen, terutama di bagian makula yang terletak di bagian belakang mata," tutur wanita yang akrab disapa dr Tiwi ini dalam seminar parenting class di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Baca juga: Kecanduan Gadget, Anak Bisa Sulit Berkomunikasi Hingga Dewasa

Makula merupakan bagian dari retina yang terletak di bagian belakang mata. Dikatakan dr Tiwi, penggunaan smartphone pada bayi dan anak dapat mempercepat terjadi degenerasi makula, dan merusak penglihatan anak lebih awal.

Selain itu, pancaran sinar dari gadget juga membuat bayi sulit tidur, dan akhirnya siklus tidurnya terganggu. Padahal menurut dr Tiwi, tidur cukup merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang bayi agar pertumbuhannya optimal.

"Perlu juga diperhatikan, kalau mata anak sering berair atau sering berkedip tanpa sebab, tandanya mata kering dan sudah kelelahan karena terlalu sering menggunakan gadget," ungkapnya.

Tak hanya itu, penggunaan gadget pada anak juga bisa menyebabkan mata menjadi juling. Hal ini dibuktikan oleh studi yang dilakukan Chonnam National University Hospital di Seoul, Korea Selatan.

Penggunaan gadget pada anak usia 7-16 tahun selama 4 sampai 8 jam sehari berisiko mengalami mata juling. Peneliti menyebutkan kondisi juling akan semakin meningkat jika anak-anak memegang ponsel mereka hanya sejauh 30 cm dari wajah.

Oleh karena itu, dr Tiwi mengingatkan orang tua untuk tidak menggunakan gadget, baik itu smartphone, komputer, laptop atau televisi secara berlebihan. Jika orang tua sendiri sudah kecanduan, tentu anak akan lebih mudah mengalami hal serupa.

"Memang mengasuh anak di zaman digital tidak mudah dan penuh tantangan. Tetapi tidak bisa dijadikan alasan karena penggunaan gadget supaya dia diam itu menghambat tumbuh kembangnya, karena bayi tidak mengeksplorasi tubuhnya," tutup dr Tiwi.

Baca juga: Anak Uring-uringan Ketika Tak Pegang Gadget? Tandanya Sudah Kecanduan

(mrs/vit)
News Feed