Ini Lho Aspek-aspek yang Pengaruhi Perkembangan Karakter Anak

Ini Lho Aspek-aspek yang Pengaruhi Perkembangan Karakter Anak

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Selasa, 29 Nov 2016 14:26 WIB
Ini Lho Aspek-aspek yang Pengaruhi Perkembangan Karakter Anak
Foto: thinkstock
Jakarta - Perkembangan anak merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan sejak dini termasuk perkembangan karakter anak. Nah perkembangan karakter anak dipengaruhi beberapa aspek. Apa saja ya?

Menurut psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani SPsi Msi setiap orang sebetulnya memiliki lima aspek perkembangan, yaitu fisik, kognitif, bahasa, emosi, dan sosial. Namun, ia melanjutkan dalam kaitannya dengan pembentukan karakter, yang berpengaruh hanya empat aspek kecuali aspek fisik.

"Perkembang dalam aspek fisik itu berkaitan dengan perkembangan anak dari kecil sampai besar apakah sakit-sakitan atau nggak. Kalau kognitif, apakah anak sudah bisa membedakan mana yang dibutuhkan atau keinginan saja, atau sudahkah ia bisa berhitung," tutur wanita yang akrab disapa Nina ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Nina menjelaskan perkembangan bahasa adalah mengerti atau tidaknya anak mengenai istilah atau kosakata. Ia memberi contoh mengenai kosakata keuangan pada anak, seperti menabung, uang dan membelanjakan. Hal itu ia sampaikan dalam diskusi media 'Satu Tahun Implementasi Program Anak Cerdas PJI & HSBC' di SDN 12 Bendungan Hilir, Jl Taman Bendungan Jatihilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Baca juga: Ada 8 Karakter Kecerdasan, Termasuk yang Mana Anak Anda?

"Bayangkan jika anak berjualan dan tidak mengerti kata 'kembalian'. Nah bisa jadi anak rugi dan kalau anak mengerti anak bisa bertanya mengenai 'kembalian'nya. Jadi kalau kosakata anak sudah cukup maka ia mampu memiliki perkembangan yang lebih baik," sambung Nina.

"Sementara perkembangan emosi ini sangat terkait dengan pengedalian diri supaya jika anak ingin membeli sesuatu ia bisa mengendalikan emosi untuk membeli barang mana yang tidak diperlukan. Jika anak sudah bisa mengendalikan emosinya maka ia bisa berpikir lebih jernih tentang apa yang bisa dilakukan jika tidak membeli barang ini," imbuh wanita yang juga berpraktik di Tiga Generasi ini.

Nah yang terakhir adalah perkembangan sosial, Nina menjelaskan perkembangan sosial terkait dengan mengertinya anak akan kebutuhan orang-orang di sekelilingnya. Ia memberi contoh ketika anak memiliki uang 5 ribu dan diminta memilih di antara dua roti cokelat atau satu donat besar.

"Ketika anak sudah memiliki perkembangan sosial yang baik maka dia akan berpikir untuk memilih dua roti cokelat supaya bisa berbagi. Nah untuk kelima aspek ini agar berkembang dengan baik sebaiknya diajarkan di usia anak sekolah dasar (SD)," imbuh Nina.

Baca juga: Punya Inisiatif Melakukan Sesuatu Tanpa Disuruh, Tandanya Anak Punya Self Smart (vit/vit)

Berita Terkait