Menurut psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani SPsi Msi setiap orang sebetulnya memiliki lima aspek perkembangan, yaitu fisik, kognitif, bahasa, emosi, dan sosial. Namun, ia melanjutkan dalam kaitannya dengan pembentukan karakter, yang berpengaruh hanya empat aspek kecuali aspek fisik.
"Perkembang dalam aspek fisik itu berkaitan dengan perkembangan anak dari kecil sampai besar apakah sakit-sakitan atau nggak. Kalau kognitif, apakah anak sudah bisa membedakan mana yang dibutuhkan atau keinginan saja, atau sudahkah ia bisa berhitung," tutur wanita yang akrab disapa Nina ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ada 8 Karakter Kecerdasan, Termasuk yang Mana Anak Anda?
"Bayangkan jika anak berjualan dan tidak mengerti kata 'kembalian'. Nah bisa jadi anak rugi dan kalau anak mengerti anak bisa bertanya mengenai 'kembalian'nya. Jadi kalau kosakata anak sudah cukup maka ia mampu memiliki perkembangan yang lebih baik," sambung Nina.
"Sementara perkembangan emosi ini sangat terkait dengan pengedalian diri supaya jika anak ingin membeli sesuatu ia bisa mengendalikan emosi untuk membeli barang mana yang tidak diperlukan. Jika anak sudah bisa mengendalikan emosinya maka ia bisa berpikir lebih jernih tentang apa yang bisa dilakukan jika tidak membeli barang ini," imbuh wanita yang juga berpraktik di Tiga Generasi ini.
Nah yang terakhir adalah perkembangan sosial, Nina menjelaskan perkembangan sosial terkait dengan mengertinya anak akan kebutuhan orang-orang di sekelilingnya. Ia memberi contoh ketika anak memiliki uang 5 ribu dan diminta memilih di antara dua roti cokelat atau satu donat besar.
"Ketika anak sudah memiliki perkembangan sosial yang baik maka dia akan berpikir untuk memilih dua roti cokelat supaya bisa berbagi. Nah untuk kelima aspek ini agar berkembang dengan baik sebaiknya diajarkan di usia anak sekolah dasar (SD)," imbuh Nina.
Baca juga: Punya Inisiatif Melakukan Sesuatu Tanpa Disuruh, Tandanya Anak Punya Self Smart (vit/vit)











































