Tapi, siapa sangka bahwa perubahan yang dialami Henry adalah tanda dari diabetes tipe 1 yang diidapnya. Stacey menceritakan awalnya ia kaget dengan pertambahan tinggi badan Henry yang mencapai 10-12,5 cm. Tubuhnya pun makin kurus padahal selama ini Henry memiliki tubuh yang dempal.
"Tapi suatu hari saya sadar ada yang tak beres dengan Henry. Dia tiba-tiba terserang vertigo. Henry berdiri di dapur untuk mengambil air tapi kemudian dia minta bantu saya untuk berjalan ke sofa karena pandangannya kabur dan tidak bisa jalan," kata Stacey kepada Today Parent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makin hari, tubuh Henry makin kurus dan bobotnya turun sampai 11 kg. Stacey dan Joe mengira Henry depresi hingga suatu malam, mereka menatap Henry dan yakin ada sesuatu yang salah dengan Henry. Setelah periksa ke dokter, Henry didiagnosis diabetes tipe 1. Diketahui, Henry juga mengalami diabetic ketoacidosis dan mesti dirawat di Children's Hospital of Pennsylvania selama 4 hari sampai kondisinya stabil.
Baca juga: Kata Dokter Soal 'Pewarisan Silang' Diabetes dari Orang Tua ke Anak
dr Nirali Patel, pediatric emergency medicine physician di Akron Children's Hospital, Ohio mengatakan memang agak sulit melihat gejala diabetes tipe 1 pada remaja. Beberapa gejala yang umumnya muncul adalah kelelahan, turun bobot, mual, sakit di area perut, dan pandangan yang kabur.
"Ditambah pula gejala bertambahnya rasa haus dan nafsu makan, sering kencing serta mengalami gejala dehidrasi seperti bibir kering, mata cekung, dan kulit pucat," kata Patel.
Menurut Patel, memang orang tua kerap keliru mengira gejala diabetes tipe 1 sebagai efek pertumbuhan. Namun, orang tua bisa memperhatikan perubahan yang dialami anaknya termasuk perubahan kebiasaan. Misalnya anak yang jarang kencing di malam hari jadi lebih sering kencing. Atau, saat remaja yang biasanya aktif tapi tiba-tiba menarik diri dan kelelahan.
Bisa juga remaja tiba-tiba memiliki nafsu makan bertambah atau sebaliknya, berat badannya turun drastis. Jika seperti itu, Patel menyarankan orang tua untuk memeriksakan kondisi buah hatinya.
"Saya terkejut sekali ketika Henry didiagnosis penyakit ini. Saya tdiak pernah menduganya. Tapi, saat ini saya memang harus membantu Henry mengelola penyakitnya. Ya, walaupun Henry adalah anak yang mudah beradaptasi dan menghadapi semuanya dengan tenang," tutur Stacey.
Beberapa waktu lalu, dokter spesialis penyakit dalam RSUP Persahabatan, dr Rochsismandoko, SpPD, KEMD, mengatakan biasanya diabetes tipe 1 diketahui saat usia anak-anak, remaja atau dewasa muda. Pada tipe ini semua sel beta dari kelenjar pankreas sudah rusak.
"Sehingga insulin merupakan pilihan obat satu-satunya.Ini bersifat genetik, harus suntik insulin terus," tutur dr Rochsis.
Baca juga: Cerita Pembaca detikHealth Soal Bagaimana Diabetes Mengubah Hidup Mereka
(rdn/vit)











































