Senin, 27 Mar 2017 07:05 WIB

Studi: Bermain Bantu Kurangi Risiko Anak Kena Penyakit Jantung

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tak cuma butuh belajar, anak sebenarnya juga butuh waktu untuk bermain lho. Studi terbaru bahkan menyebutkan bahwa bermain setidaknya 10 menit sehari dapat mengurangi risiko anak terkena penyakit jantung, diabetes dan stroke di kemudian hari.

Para ilmuwan mengatakan bahwa bermain, terutama dengan melibatkan aktivitas fisik di luar rumah, dapat memberikan manfaat kardiometabolik pada anak-anak. Hal ini terutama bermanfaat pada anak yang gemuk dan memiliki kadar insulin tinggi dalam darah mereka.

Seperti diketahui, aktivitas fisik merupakan salah satu hal yang dapat membantu penurunan berat badan, yang kemudian juga bisa membantu mencegah diabetes tipe 2.

Baca juga: Kurang Gerak Tingkatkan Risiko Serangan Jantung Sejak Usia 6 Tahun

Studi ini sendiri dilakukan oleh tim dari Wake Forest University, North Carolina, dengan menganalisis data lebih dari 11 ribu anak berusia 4-18 tahun dari 11 studi internasional di AS, Brazil dan negara-negara Eropa.

Para peneliti menemukan adanya kaitan signifikan antara kebiasaan bermain di luar rumah dengan proporsi tubuh yang lebih ideal, kadar insulin lebih terkontrol, dan penurunan risiko berbagai penyakit.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa melakukan aktivitas ringan memiliki manfaat kardiometabolik bagi anak," ungkap pemimpin studi ini, Dr Justin Moore, seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca juga: Studi: Anak yang Aktif Bergerak Bisa Terhindar Dari Depresi (ajg/vit)