"Tonsilitis atau radang pada tonsil (amandel) memang sering sekali ditemukan pada anak-anak terutama yang berusia berusia 3-7 tahun. Di usia ini, anak-anak memiliki tonsil/amandel yang ukurannya lebih besar daripada tonsil dewasa atau anak yang lebih tua," tutur dokter spesialis anak, dr Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Amandel sendiri merupakan suatu bagian dari jaringan limfa yang terletak di kedua sisi bagian belakang tenggorokan. Amandel ini akan mengalami pembengkakan atau pembesaran jika terjadi infeksi baik oleh bakteri atau virus. Tapi biasanya amandel tersebut akan kembali ke bentuk semula setelah infeksi berakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan dr Meta, jika radang amandel disebabkan oleh bakteri, biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk menghilangkan infeksi tersebut.
"Pengobatannya tentu akan sangat tergantung penyebabnya. Jika disebabkan karena infeksi bakteri, dibutuhkan antibiotik," kata ibu satu anak ini.
Kemudian, apabila penyakit ini disebabkan oleh virus, maka itu anak diusahakan banyak minum air putih, mengonsumsi makanan yang lunak serta diberikan obat untuk mengurangi gejala yang ada.
Namun baiknya lagi, dr Meta menyarankan agar berkonsultasi kepada dokter untuk membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan terapi yang aman.
Baca juga: Apa itu Batu Amandel dan Bagaimana Cara Menghilangkannya? (hrn/vit)











































