Dijelaskan oleh dr Tinuk Agung, SpA, dari Rumah Sakit Anak dan Ibu (RSAB) Harapan Kita bahwa kejang yang berlangsung lama bisa jadi karena meningitis. Penyebabnya adalah infeksi kuman pada selaput otak yang kalau tak segera ditangani bisa menyebabkan kematian.
Baca juga: Anak yang Seperti Ini Berisiko Terkena Meningitis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gejalanya itu kejang dan penurunan kesadaran yang lama bukan seperti step biasa. Kalau lagi panas yang sering orang bilang step itu kejang sebentar terus nangis biasa, nah kalau pada meningitis dia panas kejang terus enggak bangun," ungkap dr Tinuk.
Bila ada kecurigaan orang tua perlu segera membawa anak untuk mendapatkan pertolongan medis. Dokter akan memberikan obat antibiotik injeksi sambil dirawat ketat dengan harapan kuman dapat dibunuh sebelum membuat kerusakan parah.
Pada kasus infeksi meningitis yang parah, bila anak selamat ada kemungkinan terdapat gejala sisa. Hal ini diakibatkan oleh kerusakan yang sudah terlanjur terjadi pada otak anak.
"Kalau misalnya sembuh tapi sudah sempat parah tidak sadarkan diri lama itu bisa ada gejala sisa. Contohnya anak jadi kaku-kaku dan pasti menimbulkan gangguan tumbuh kembang serta kecerdasan," pungkas dr Tinuk.
Baca juga: Kampanye Meningitis, Fotografer Ini Siap Rilis Foto-foto Survivor (fds/vit)











































