Selasa, 13 Jun 2017 20:10 WIB

Tak Lolos SBMPTN? Jangan Patah Semangat, Banyak Pilihan Buat Kamu

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Tidak lolos SBMPTN? Jangan bersedih. Pakar mengatakan masih ada beberapa pilihan metode pendidikan yang diambil. (Foto: Grandyos Zafna) Tidak lolos SBMPTN? Jangan bersedih. Pakar mengatakan masih ada beberapa pilihan metode pendidikan yang diambil. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Tidak lolos SBMPTN? Jangan bersedih. Pakar mengatakan masih ada beberapa pilihan seputar masa depan yang bisa kamu pilih.

Psikolog Bona Sardo, MPsi, dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, mengatakan sedih dan kecewa karena tidak lolos SBMPTN merupakan hal yang wajar. Namun kesedihan jangan sampai berlarut-larut dan harus disikapi dengan positif.

Salah satu sikap positif yang dianjurkan adalah memilih langkah apa yang akan diambil. Setelah tidak lolos SBMPTN, pilihan yang ada menunggu hingga tahun depan, mengambil jalur diploma atau kuliah di universitas swasta.

Baca juga: Alasan Psikologis di Balik Rasa Senang Saat Lolos SBMPTN

"Masing-masing punya plus dan minusnya tersendiri. Kalau memilih untuk menganggur dan ikut SBMPTN tahun depan misalnya, salah satu risiko yang dihadapi adalah omongan miring orang-orang sekitar," tutur Bona saat dihubungi detikHealth.

Dikatakan Bona, menunggu untuk SBMPTN tahun depan praktis membuat siswa menjadi pengangguran. Otomatis, akan ada cibiran dari beberapa pihak soal hal ini, mungkin keluarga, kerabat atau bahkan tetangga.

Baca juga: Jangan Sedih Ya! Ini Pesan Psikolog untuk Remaja yang Tak Lolos SBMPTN

"Kalau sudah begini ya tahan-tahan saja, jika memang ingin ikut SBMPTN. Tapi buktikan dengan belajar sungguh-sungguh dan lolos tahun depannya," tambah Bona lagi.

Pilihan kedua adalah mengambil jalur universitas swasta. Masalahnya, tidak semua anak dan orang tua mau mengambil jalur universitas swasta dengan alasan biaya ataupun akreditasi universitas.

Baca juga: Tak Lolos SBMPTN 2017, Coba Lagi di Ujian Jalur Mandiri PTN

Belum lagi masalah antara anak dan orang tua soal pilihan universitas dan jurusan yang berbeda-beda. Karena itu menurut Bona, intinya adalah membicarakan baik-baik pilihan langkah yang diambil dengan orang tua.

"Pokoknya harus ada win-win solution. Misalnya maunya negeri, tapi orang tua nggak bersedia anaknya menganggur, bisa kuliah di swasta dulu sambil belajar, nanti tahun depannya ikut SBMPTN lagi," ungkapnya.

Baca juga: Ini Daftar Nama yang Lolos SBMPTN 2017

(mrs/up)
News Feed