Sarah Best (30 tahun) tengah hamil anak pertamanya yang sudah menginjak bulan ke-4 pada saat didiagnosis kanker mulut. Dokter bedah telah mengangkat tumor ganas tersebut, tetapi kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening dan Sarah membutuhkan radioterapi, yang bisa berisiko pada kesehatan bayi yang sedang dikandungnya.
Sarah sangat berani memutuskan untuk tetap menjalani radioterapi sehingga petugas rumah sakit membuatkannya perisai timbal khusus untuk melindungi benjolan perut hamilnya selama 20 menit setiap sesi pengobatan radioterapi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelindung adalah kostum yang dibuat untuk menutupi benjolan perut hamil saya. Para insinyur membuatnya selama akhir pekan dan bahkan datang untuk melihat saat saya menjalani tindakan radioterapi," jelas Sarah Best yang berasal dari Leamington Spa, Warks, seperti dilansir mirror.co.uk, Kamis (17/11/2011).
Dia melahirkan bayi lucunya Jake pada 28 April 2011 setelah 3 jam proses persalinan. Sarah menceritakan bagaimana proses persalinannya yang didorong langsung dari bangsal radioterapi kanker menuju ruang bersalin.
"Saya mengharapkan Jake lahir setidaknya 1 bulan setelah pengobatan saya berakhir, tetapi tiba-tiba saya sudah harus melahirkan dan perawat mendorongku menyusuri koridor dari bangsal radioterapi menuju bangsal bersalin," kenang Sarah.
Rencana medis Sarah menjadi kacau setelah bayi Jake ternyata lahir langsung setelah pengobatan terakhir ibunya. Jake lahir 5 minggu lebih awal dengan berat 2,1 kg.
"Dia adalah keajaiban kecil. Dia begitu khusus untuk kami dan untungnya sangat sehat. Dia tersenyum dan pintar. Saya tidak bisa lebih seberuntung ini," jelas Sarah.
Konsultan onkologi Dr Fresco Lydia yang membantu desain perisai pelindung bayi Sarah mengatakan bahwa kombinasi kemoterapi dengan radioterapi sangat agresif dan tidak pernah dianggap biasa untuk wanita hamil.
"Tapi karena Sarah masih muda dan sangat bugar, serta kanker berada di kepala dan lehernya, maka diputuskan bahwa kombinasi pengobatan akan aman untuk digunakan. Semua tes pada Jake menunjukkan bahwa ia benar-benar sehat," jelas Dr Fresco Lydia.
Tubuh Sarah kini dinyatakan bebas kanker, tetapi ia tetapi harus menjalani check-up rutin untuk memastikan kanker tidak kembali.
(mer/ir)











































