Anatomi Bayi Saat Baru Lahir (2)

Anatomi Bayi Saat Baru Lahir (2)

- detikHealth
Selasa, 31 Jan 2012 12:55 WIB
Anatomi Bayi Saat Baru Lahir (2)
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Anatomi yang dimiliki bayi saat baru lahir berbeda dengan anak-anak dan juga remaja. Untuk itu ketahui bagaimana anatomi bayi saat baru dikeluarkan dari rahim sang ibu. Berikut kelanjutan kedua anatomi bayi yang mengagumkan.

Saat lahir bayi memiliki sekitar 300 tulang, tapi sebagian tulang ini akan menyatu ketika kanak-kanak dan remaja. Selain itu daerah bertulang rawan akan memiliki warna biru dan bertulang sejati berwarna putih kusam.

Berikut ini anatomi dari bayi yang baru lahir bagian 2, seperti dikutip dari buku Ensiklopedia Tubuh manusia, karangan Steve Parker, Selasa (31/1/2012) yaitu:

1. Rahang bawah

(Foto: thinkstock)
Mengandung gigi primer (susu) yang sudah terbentuk sempurna dalam tulang rahang. Pada sebagian besar kasus, gigi belum mulai tumbuh keluar sampai bayi berusia 6 bulan ke atas.

2. Jantung

(Foto: thinkstock)
Perubahan struktur jantung saat lahir memungkinkan darah untuk bersirkulasi melalui paru-paru dan bukan melalui plasenta.

3. Paru-paru

(Foto: thinkstock)
Saat napas pertama kali, paru-paru bayi akan terisi oleh udara, mengembang dan pernapasan (respirasi) yang teratur dimulai.

4. Usus

(Foto: thinkstock)
Usus akan bekerja mengeluarkan zat tinja pertama berupa campuran empedu dan lendir, kental, lengket, berwarna hitam kehijauan dan disebut dengan mekonium.

5. Femur

(Foto: thinkstock)
Femur merupakan tulang panjang paha, hanya berupa batang tulang yang telah mengeras menjadi tulang saat lahir. Ujung-ujungnya berupa tulang rawan yang masih bisa tumbuh.

6. Genital

(Foto: thinkstock)
Berukuran besar di kedua jenis kelamin. Pada genital anak perempuan mungkin mengeluarkan sedikit cairan vagina.

7. Kaki

(Foto: thinkstock)
Saat lahir sebagian besar tulang kaki berupa tulang rawan, dan kaki bisa ditekuk ke dalam atau keluar tergantung dari posisi bayi dalam uterus (rahim).
Halaman 2 dari 8
Mengandung gigi primer (susu) yang sudah terbentuk sempurna dalam tulang rahang. Pada sebagian besar kasus, gigi belum mulai tumbuh keluar sampai bayi berusia 6 bulan ke atas.

Perubahan struktur jantung saat lahir memungkinkan darah untuk bersirkulasi melalui paru-paru dan bukan melalui plasenta.

Saat napas pertama kali, paru-paru bayi akan terisi oleh udara, mengembang dan pernapasan (respirasi) yang teratur dimulai.

Usus akan bekerja mengeluarkan zat tinja pertama berupa campuran empedu dan lendir, kental, lengket, berwarna hitam kehijauan dan disebut dengan mekonium.

Femur merupakan tulang panjang paha, hanya berupa batang tulang yang telah mengeras menjadi tulang saat lahir. Ujung-ujungnya berupa tulang rawan yang masih bisa tumbuh.

Berukuran besar di kedua jenis kelamin. Pada genital anak perempuan mungkin mengeluarkan sedikit cairan vagina.

Saat lahir sebagian besar tulang kaki berupa tulang rawan, dan kaki bisa ditekuk ke dalam atau keluar tergantung dari posisi bayi dalam uterus (rahim).

(ver/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads