"Ukuran perut bayi itu kecil tapi kebutuhan nutrisinya besar," ujar Dr dr Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK dalam acara Nutrisi Pada 1500 Hari Pertama Penting Bagi Kesehatan Anak di Masa Depan, di Restoran Bebek Bengil, Kamis (10/5/2012).
Meski kebutuhannya besar tapi Dr Fiastuti menjelaskan dalam hal ini bukan jumlah, namun anak-anak butuh zat gizi yang lebih besar, misalnya protein yang dibutuhkan anak-anak lebih banyak dibanding dengan orang dewasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"1.500 hari pertama anak butuh asupan nutrisi yang tepat dan jangan sampai kekurangan karena mempengaruhi pertumbuhannya," ujar Dr Fiastuti yang berpraktek di MRCCC Siloam Semanggi.
Dr Fiastuti menuturkan jika orang dewasa mengalami kekurangan gizi maka efeknya mengalami kelaparan atau status gizinya berkurang, tapi jika bayi kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi bisa timbul berbagai kelainan.
Hal ini karena dalam 1.500 hari pertama kehidupan anak atau hampir setara sampai 5 tahun yang biasa dikenal sebagai golden period. Dalam masa ini pertumbuhannya sangat pesat mulai dari janin, bayi hingga menjadi balita.
"Status gizi saat embrio sangat mempengaruhi, beberapa penyakit dewasa bisa berasal dari masalah saat masih janin atau disebut dengan fetal programming," ungkap Dr Fiastuti.
Dr Fiastuti mengungkapkan bayi dikandungan sangat tergantung dari status gizi ibunya. Untuk trimester pertama organ-organ sudah terbentuk seperti jantung dan otak, sedangkan pada trimester kedua organ-organ ini mulai membesar dan fungsinya meningkat.
Karena itu jika bayi tidak mendapatkan nutrisi yang tepat dan baik selama berada di dalam janin, maka bisa mengakibatkan masalah pada pertumbuhan dan juga perkembangannya.











































