Inkubator berteknologi tinggi yang disebut BabyBloom tersebut dapat diletakkan persis di seberang tempat tidur sang ibu agar ikatan keduanya tetap terjalin meskipun sang bayi harus berada di dalam inkubator.
Kedekatan tersebut memungkinkan ibu dan bayinya untuk saling mengenal satu sama lain dengan menggunakan kontak visual, sentuhan hingga bau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kontak intim merupakan sesuatu yang sangat penting bagi ibu dan perkembangan serta kesembuhan bagi bayi yang diinkubasi.
"Alat ini memang dibuat untuk menjembatani kebutuhan ibu untuk melihat bayinya di jam-jam pertama pasca kelahiran karena sang ibu belum bisa turun dari tempat tidur. Alat ini juga mengatasi masalah teknologi yang menghalangi proses pembentukan ikatan antara orangtua dan anak," kata jubir perusahaan pembuat BabyBloom asal Belanda seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (15/5/2012).
Tiga sisi panel dan dua jendela pengamatan yang lebih kecil serta transparan dapat dibuka atau ditutup sehingga bayi terlindung namun kondisinya juga tetap dapat diamati sepanjang hari.
Canggihnya lagi, alat ini juga dipasangi kamera built-in untuk mengamati sang bayi dari lokasi yang jauh seperti meja perawat, komputer di rumah atau bahkan dari ponsel.
Untuk memastikan akses langsung dan tidak terbatas pada bayi, lampu dan kap pelindung kebisingan dapat dimatikan hanya dengan menekan satu tombol.











































