Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa pijatan pada bayi memiliki manfaat yang sangat besar dalam membantu tumbuh kembang bayi.
Pijatan dapat membantu meringankan rasa sakit ketika bayi tumbuh gigi, memiliki masalah perut, meningkatkan perkembangan ototnya, menenangkannya ketika rewel, dan menenangkan bayi untuk tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Menjadikan aktivitas memijat bayi sebagai rutinitas harian
Pertimbangkan untuk memijat bayi pada waktu yang hampir sama setiap harinya sehingga bayi dapat menikmati waktu relaksasi secara teratur.
Tidak ada waktu terbaik untuk memberikan pijatan lebut pada bayi, tetapi hindari memijat bayi dalam keadaan lapar karena bayi tidak akan menikmati pijatan jika perutnya kosong.
Jangan memijat bayi ketika bayi dalam keadaan terlalu kenyang karena mungkin akan memuntahkan isi perutnya atau gumoh air susu.
2. Gunakan minyak pijat yang tidak mengandung wewangian dan aman jika termakan
Agar lebih mudah dalam proses pemijatan, Anda dapat menggunakan minyak pijat. Pilihan minyak pijat yang baik adalah yang terbuat dari minyak kelapa, kanola, jagung, zaitun, biji anggur, aprikot, atau minyak alpukat.
Minyak dari bahan-bahan tersebut mudah terserap ke dalam kulit bayi dan aman jika bayi menghisap tangan atau jarinya. Minyak bayi atau minyak mineral untuk orang dewasa dapat menyumbat pori-pori kulit bayi.
3. Pilih tempat memijat yang cukup hangat dan nyaman
Tempat yang hangat dapat mencegah bayi merasa kedinginan karena harus telanjang ketika dipijat. Putarlah musik yang menenangkan selama memijat atau gunakan waktu hanya untuk berbicara dan bernyanyi untuk bayi Anda.
4. Perhatikan isyarat dari bayi
Bayi tidak akan menyukai pijatan jika sedang tidak mood. Jika bayi menunjukkan isyarat seperti berpaling atau mengerutkan kening atau bahkan menangis ketika Anda mulai memijat tubuhnya, tunda pijatan hingga bayi sedikit lebih tenang.
Anda juga tidak perlu memberikan pijat ke seluruh tubuh bayi setiap saat. Jika bayi menunjukkan isyarat telah cukup puas dengan pijatan di kaki, cukupkan pijatan di bagian kaki saja.
5. Memijat bayi dengan lembut
Jangan menerapkan tekanan yang terlalu kuat ketika memijat bayi. Belailah daerah jantung bayi dengan santai sebelum tidur siang atau ketika akan tidur di malam hari.
6. Perhatikan instruksi pijatan dengan tepat
Jangan sembarangan dalam memijat, ikuti instruksi pijatan pada berbagai bagian tubuh bayi berikut:
1. Kaki dan kaki
Pegang tumit bayi Anda di satu tangan, lalu pijatlah bagian atas paha dengan tangan yang lain secara perlahan-lahan. Remaslah dengan lembut pergelangan kaki seperti jika Anda sedang memerah susu sapi.
Pijat dengan gerakan memutar dari pergelangan kaki menuju paha. Kemudian gosok kaki dengan ibu jari Anda dan belai jari-jari kaki bayi. Hal ini juga berlaku pada pijatan di tangan.
2. Kepala
Mulailah pijatan dengan meletakkan tangan Anda pada kedua sisi kepala bayi, kemudian jalankan tangan Anda di kedua sisi tubuhnya, dari kepala ke jari-jari kakinya. Selanjutnya, gambarlah lingkaran kecil di kepala bayi dengan ujung jari Anda dengan tekanan yang ringan
3. Wajah
Lipat tangan Anda seperti ketika berdoa di dahi bayi, kemudian tekan perlahan ke arah luar dari pusat wajah. Selanjutnya, gunakan ibu jari untuk menarik senyum di wajah bayi dengan mengelus satu pipi, bibir dan menuju pipi lainnya.
4. Dada
Lipat tangan di dada bayi, kemudian dorong ke samping, seperti jika Anda merapikan halaman-halaman buku yang terbuka.
5. Perut
Gambarkan bentuk oval di bawah pusar bayi menggunakan ujung jari Anda. Lakukan hal tersebut searah jarum jam untuk mengikuti jalan alami pencernaan. Selanjutnya, buatlah gerakan diagonal pada sisi perut bayi yang lain.
(ir/ir)











































