1.500 Pendukung ASI Tanda Tangani Petisi Stop Daffodil Study

1.500 Pendukung ASI Tanda Tangani Petisi Stop Daffodil Study

- detikHealth
Selasa, 18 Des 2012 14:01 WIB
1.500 Pendukung ASI Tanda Tangani Petisi Stop Daffodil Study
Daffodil Study (change.org)
Jakarta - Penelitian berjudul Daffodil Study menuai kontroversi karena menjadikan bayi sebagai objek uji. Petisi menolak penelitian ini pun dibuat di internet dan dalam waktu kurang dari sepekan 1.500 lebih pendukung ASI telah menandatanganinya.

Tercatat dalam situs change.org tempat petisi ini dibuat, pendukung gerakan Stop Daffodil Study telah mencapai 1.561 orang. Padahal, petisi ini baru dibuat untuk pertama kalinya pada tanggal 12 Desember 2012 alias belum genap sepekan.

"Kita sih tidak ada target karena awalnya petisi memang untuk awareness saja," kata Nia Umar dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI) yang menggagas petisi ini saat dihubungi detikHealth, Selasa (18/12/2012).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nia dan rekan-rekannya di AIMI mempermasalahkan penelitian susu formula bertajuk Daffodil Study ini karena melibatkan bayi usia kurang dari 4 bulan yang tidak mendapat ASI eksklusif. Nia menilai, sampai usia 6 bulan bayi berhak atas ASI eksklusif.

Jika karena sesuatu dan lain hal ibu-ibu tidak bisa memberikan ASI untuk bayinya, maka harus dicarikan solusi antara lain melalui konseling karena tidak sedikit yang penyebabnya cuma masalah ketidaktahuan. Yang jelas, bayi-bayi itu tidak seharusnya dipakai untuk penelitian.

AIMI juga telah melayangkan surat terbuka kepada tim peneliti yang tembusannya ditujukan ke berbagai pihak termasuk Menteri Kesehatan.

Melalui dr Badriul Hegar, SpA sebagai ketua, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang logonya tercantum dalam file presentasi Daffodil Study telah membantah keterlibatannya dalam penelitian tersebut.

"IDAI sebagai organisasi profesi tidak ikut dalam penelitian tersebut," tulis dr Badriul Hegar, SpA selaku Ketua IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) seperti diberitakan detikHealth sebelumnya.

Daffodil Study merupakan penelitian mengenai susu formula yang memiliki judul lengkap 'Pengaruh Susu Formula yang Mengandung Lemak Susu Sapi yang Diperkaya dengan Lemak Campuran dan Tambahan Fosfolipid Terhadap Durasi dan Gejala Infeksi Saluran Pencernaan dan Pernapasan pada Bayi'.

Kabar yang beredar, Daffodil Study melibatkan bayi-bayi dari 4 kecamatan di DKI Jakarta yang berusia kurang dari 4 bulan. Kriteria lainnya adalah bayi-bayi tersebut tidak mendapatkan ASI dari ibunya karena berbagai sebab.

(up/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads