"Pijat bayi merupakan salah satu keajaiban sentuhan, sebab memberikan banyak manfaat bagi bayi. Salah satunya adalah membuat bayi merasa nyaman karena efek 'skin-to-skin' antara bayi dengan ayah atau ibunya," papar dr. M. Tatang Puspanjono, SpA, dokter spesialis anak RS Siloam.
Hal tersebut disampaikan dr Tatang dalam acara talkshow Philips Avent: Mom's Journey, yang diselenggarakan di F Cone FX, Jl Jend Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Senin (16/9/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak hanya itu, pijat bayi juga bisa mencegah bayi mengalami kembung. Ini sebagai salah satu efek dari rileks yang ia rasakan," ucap dr Tatang.
Bonding atau ikatan antara ayah atau ibu dengan bayi juga akan tercipta secara alami. Apalagi jika pijat bayi ini dilakukan secara rutin, baik sesaat sebelum bayi tidur maupun setelah bayi dimandikan.
"Satu pesan saya, setiap melakukan kegiatan bersama bayi, baik sedang pijat bayi maupun menyusui, selalu tatap matanya. Jangan sambil main ponsel. Tatapan langsung antara ibu dan bayi juga akan semakin meningkatkan bonding tersebut," terang dr Tatang.
Lakukan pijat bayi secara bertahap yaitu awalnya dengan memijat bagian kepala bayi, kemudian pijat bagian punggung, dan terakhir bagian tangan serta kaki bayi. Jika memungkinkan, gunakan minyak telon agar bayi merasa lebih hangat dan nyaman.
(/)










































