Ortu Harap Bayi Tanpa Anus dan Kelamin Tak Sempurna Ini Bisa Hidup Normal

Ortu Harap Bayi Tanpa Anus dan Kelamin Tak Sempurna Ini Bisa Hidup Normal

Vela Andapita - detikHealth
Rabu, 09 Okt 2013 15:50 WIB
Ortu Harap Bayi Tanpa Anus dan Kelamin Tak Sempurna Ini Bisa Hidup Normal
Bayi Rafi (dok. pribadi)
Jakarta -

Orang tua manapun tentu ingin anaknya hidup normal seperti anak-anak lainnya. Demikian pula dengan orang tua bayi Rafi RF. Mereka berharap putranya bisa buang air kecil dan besar di tempat yang semestinya, serta kelak saat sudah dewasa bisa memiliki keturunan. Saat mendengar kabar peluang hidup normal Rafi 50-50, orang tua hanya bisa berharap yang terbaik.

"Dokter bilang kemungkinan Rafi bisa bertahan hanya 5-50. Kalaupun Rafi tumbuh hingga dewasa, dia akan cepat haus, cepat lapar, karena pencernaannya tidak sempurna," papar ibunda Rafi, Lyra, di sela isak tangisnya saat menceritakan kondisi Rafi kepada detikHealth, Rabu (9/10/2013).

Selain itu, menurut keterangan dokter yang didapat, kelak Rafi juga sulit saat akan mengontrol buang air, karena tidak memiliki anus. Memang bisa saja dibuat saluran pembuangan dengan menggunakan otot kaki, sehingga Rafi bisa mengontrol saat buang air. Namun belum ada keputusan dokter untuk melakukan tindakan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Lyra akan membawa Rafi pulang ke Sukabumi, sementara menunggu keputusan dokter mengenai tindakan terhadap Rafi selanjutnya. Menurut Lyra, dokter sementara ini memutuskan untuk menunggu beberapa saat agar terjadi pematangan organ-organ tubuh Rafi. Selain itu, dokter juga belum bisa memastikan berapa kali operasi yang harus dijalani Rafi untuk dapat menjadi normal.

"Saya memang tidak menyerah. Saya pun berusaha membuat Rafi supaya dimuat di media massa bukan karena mau mengeksploitasi, itu gak ada gunanya untuk saya. Saya hanya ingin tahu, apa kasus yang menimpa anak saya ini cuma satu-satunya. Apa sudah pernah ada sebelumnya? Penanganannya bagaimana? Saya berharap dengan kasus Rafi masuk media massa, akan ada dokter yang melihat dan bisa memberi saran buat saya. Karena saya betul-betul bingung," urai Lyra.

Menurut Lyra, yang membuat dokter-dokter bersemangat menangani Rafi adalah karena bayi mungil itu bertahan. Rafi tetap sehat, tidak ada tanda drop atau sakit.

Hingga saat ini, rumah sakit dan dokter yang menangani operasi Rafi belum bisa memberikan keterangan. Sementara itu, detikHealth mencoba menghubungi dr Soejono, Direktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, untuk meminta tanggapan mengenai kondisi kesehatan Rafi kecil. Menurut dr Soejono, kondisi Rafi memang langka, namun dia tidak bisa berkomentar banyak karena belum mengetahui kondisi Rafi.

"Saya butuh lihat dulu seperti apa kondisinya. Sebab kasus ini langka. Tapi kalau masalah biaya, saran saya sih sebaiknya dipindahkan ke rumah sakit negeri, karena harganya pasti lebih miring dari rumah sakit swasta. Itu di wilayah Jawa Barat kan? Mungkin bisa konsultasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin," saran dr Soejono.

Rafi lahir pada 28 Juli 2013 dengan berat badan 2,2 kg dan tinggi 42 cm. Bayi laki-laki ini hanya memiliki 9 jari, tidak memiliki lubang anus, dan alat kelaminnya tidak terbentuk sempurna. Di perut yang seharusnya tempat pusat saat ini juga terbuka dan menjadi tempat Rafi kecil pipis.

Nah, bagi pembaca detikHealth yang berniat memberikan sumbangan untuk si kecil Rafi, bisa mendonasikan bantuannya ke rekening Mandiri atas nama Lyra Famia Rahma di 1320010376029 atau rekening BCA atas nama Chilfi Furqon N di nomor rekening 2861403639.


(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads