"Saya yang akan mendonorkan hati saya untuk anak saya. Kecocokan baru akan dites, dan untuk melakukan itu berat badan si Dedek harus 7 kg. Sekarang dia beratnya 6,2 kg tapi saya rasa itu dicampur sama berat perutnya. Kalau berat dia sendiri mungkin hanya 4 kg," terang ayahanda Akilah, Tri setyo cahyono, saat berbincang dengan detikHealth, Kamis (28/11/2013).
Tri menuturkan, saat anaknya berusia 2 bulan sudah bisa tengkurap. Namun saat usianya 3 bulan, Akilah sering sekali demam dan mengalami gejala kuning. Oleh dokter di dekat tempat tinggalnya di lampung, Akilah disebut mengalami penyumbatan saluran empedu. Dokter pun merujuk Akilah ke RSCM untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu dikasih herbal, dia memang bertambah berat badannya. Tapi kuningnya tidak hilang. Akhirnya saya bawa ke sini, sama dokter saya dimarahi kok nggak segera dibawa ke sini," tutur ayah 3 anak ini.
16 November lalu, pertama kalinya Akilah diobservasi di RSCM dan diketahui memiliki sirosis hati. Setelah itu, Akilah diminta untuk rawat jalan. Padahal Tri berharap putrinya terus mendapat perawatan di kamar RS. Namun keterbatasan ruangan membuat pihak RS memintanya mencari rumah singgah.
"Katanya biar nggak kena infeksi. Ada rumah singgah, per tempat tidur Rp 15 ribu per hari. Tapi gabung sama banyak orang. Nah, ini nanti kalau jadinya infeksi gimana?" keluh Tri.
Akhirnya RS memberikan ruangan di ruang bedah anak. Satu kamar ditempati Akilah dan satu anak lainnya. Sejauh ini Tri belum tahu kapan pastinya mekanisme transplantasi hati akan dilakukan. Sementara itu perut Akilah kini diameternya sudah sekitar 62 cm. Bayangkan, perut bayi 10 bulan memiliki diameter 62 cm.
Sejauh ini untuk biaya pengobatan, Tri merasa terbantu dengan Jamkesmas. Akan tetapi kelak jika transplantasi hati dilakukan, tentu Jamkesmas tidak bisa menanggung semuanya. Karena itu Tri mengharap belas kasih orang lain untuk membantunya mendapat biaya. Diperkirakan prosedur yang harus dijalani Akilah dan dirinya bakal memakan Rp 750 juta. Belum termasuk obat-obatan yang harus dikonsumsi setelahnya.
"Transplantasi Rp 600 juta. Sedangkan pendonornya kena Rp 150 juta, jadi setidaknya 750 juta," sebutnya.
"Saya berharap ada program dari RS untuk bikin gemuk Akilah, jadi dia bisa segera mendapat hati. Kasihan saya melihat dia. Dokter sudah bekerja dengan baik, tapi prosesnya di sini saya harap bisa lebih cepat," harap Tri.
Nah, bagi pembaca detikhealth yang ingin memberikan sumbangan, silakan menyalurkan melalui rekening BCA 8780199050 atas nama Tri Setyo Cahyono.
(/)











































