Selasa, 21 Jan 2014 10:04 WIB

ASI Tersumbat? Atasi dengan Kiat Berikut

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Puncak masa-masa indah menjadi seorang ibunda terjadi pada saat menyusui. Air susu ibu merupakan susu terbaik, demikian kata orang. Menurut penelitian, hal tersebut adalah kebenaran hakiki dan bukan hanya sekadar kata orang.

ASI memberikan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan buah hati. Selain itu, menyusui merupakan cara terbaik untuk meningkatkan ikatan ibu dengan bayi. Tetapi, ada kondisi tertentu ketika menyusui bagaikan sebuah mimpi buruk.

Kapan kondisi itu terjadi? Salah satunya terjadi ketika saluran ASI tersumbat. Ketika saluran ASI tersumbat, ibu tentu tidak dapat menikmati momen menyusui buah hatinya. Penyumbatan ini bisa disebabkan karena radang payudara atau karena ada penyumbatan pada saluran ASI.

Tersumbatnya saluran ASI biasanya disertai dengan gejala tertentu, seperti benjolan pada payudara, bengkak, bercak kemerahan, atau rasa sakit. Pada kebanyakan kasus, tersumbatnya saluran ASI ini disebabkan karena kelebihan simpanan air susu. Biasanya hal ini dialami pada masa-masa awal menyusui.

Mengobati saluran ASI yang tersumbat sangat penting dilakukan agar buah hati mendapat cukup air susu. Tetapi sayangnya, mengobati tersumbatnya saluran ASI masih menjadi tanda tanya bagi sebagian orang.

Berikut ini beberapa tips penting yang dapat dilakukan jika ASI 'mampet', seperti dikutip dari Boldsky, Selasa (21/1/2014).

1. Mengeluarkan air susu
Ibu bisa menggunakan breast pump untuk mengeluarkan kelebihan ASI dari payudara. Agar penyumbatan tidak kembali terjadi, jangan biarkan ada air susu yang tersisa usai menyusui bayi. Kiat ini adalah salah satu cara yang dapat diterapkan ketika saluran ASI tersumbat.

2. Mengompres dengan kain hangat
Untuk meredakan rasa sakit karena tersumbatnya saluran ASI, kompres payudara dengan handuk yang telah dicelupkan dalam air panas. Cara ini akan mempermudah keluarnya air susu sehingga asupan ASI untuk buah hati tidak macet.

3. Pijatan lembut
Jika Anda bingung karena terus-terusan mengalami penyumbatan saluran ASI padahal harus menyusui, Anda bisa mengatasinya dengan cara ini. Pijat lembut area payudara di mana penggumpalan air susu terjadi. Pijatan yang dilakukan harus perlahan dan menuju arah puting. Biasanya gumpalan ini dapat dirasakan ketika sedang menyusui bayi.

4. Cukup minum air
Minum cukup air tidak hanya membantu ibu memproduksi cukup ASI, tetapi juga dapat mengobati tersumbatnya saluran air susu. Cukup asupan zat air dapat menormalkan viskositas air susu sehingga meminimalisasi terjadinya penyumbatan. Untuk itu, pastikan minum air minimal delapan gelas per hari.

5. Melakukan pengobatan
Pengobatan medis untuk mengobati tersumbatnya saluran ASI bisa dilakukan. Meski demikian, mengonsumsi obat-obatan memiliki efek samping baik untuk ibu maupun bayi. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu memilih cara yang lebih alami. Jika terpaksa melakukan pengobatan, jangan pernah merancang resep obat sendiri. Berkonsultasilah pada dokter!

6. Mandi air hangat
Dengan mandi air hangat, akan ada aliran air yang menimpa payudara sehingga rasa sakit akibat penyumbaan bisa tersingkirkan. Aliran air hangat yang kontinu bahkan dapat memperlancar aliran ASI juga, lho.

7. Mengganti posisi menyusui
Ada berbagai posisi menyusui yang bisa dipilih oleh ibu. Dengan melakukan variasi posisi, ibu bisa menghindari terjadinya penyumbatan saluran ASI. Selain itu, ibu juga bisa menemukan posisi paling nyaman untuk bayi.

8. Menyusui secara teratur
Ritme menyusui ibu menjadi tidak teratur karena nyeri pada payudara, harus bekerja, bayi merasa kenyang, atau karena bayi tertidur. Padahal salah satu cara untuk mengatasi penyumbatan saluran ASI adalah dengan menyusui secara teratur dan lebih sering. Untuk itu, usahakan agar menyusui buah hati menjadi kegiatan rutin harian.

9. Meminta saran medis
Jika terus-terusan mengalami nyeri dan rasa tidak nyaman, bahkan setelah menerapkan kiat-kiat di atas, sebaiknya Anda bertanya pada dokter atau orang yang ahli. Dokter dapat memberikan jawaban dan solusi atas masalah penyumbatan saluran ASI yang Anda alami. Tentunya dengan dasar yang telah terbukti secara medis.

(vit/vit)