Menurut dr Marissa T.S. Pudjiadi, SpA dkk dalam buku '250 Tanya Jawab Kesehatan Anak', yang dikutip detikHealth pada Senin (27/1/2014), umumnya saat berumur 3-4 bulan, mata bayi sudah dapat melihat dengan lebih fokus. Dengan kondisi ini maka mata bayi sudah tidak lagi terlihat juling.
Akan tetapi jika mata juling pada bayi tetap ada hingga usianya 6 bulan, maka sebaiknya periksakan ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya. Pun jika mata bayi yang semula tidak juling, namun kemudian menjadi juling di usia sekitar 6 bulan. Juling yang seperti ini disebut strabismus yang didapat. Kondisi tersebut akan jauh lebih tampak saat bayi berusia 1 tahun ke atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang perlu juga diwaspadai adalah saat mata bayi menjadi juling ketika dia melamun. Padahal pada saat bermain matanya terlihat biasa saja. Jika ini terjadi, bawa si kecil ke dokter mata ya Bunda.
Jika si kecil juling, orang tua bisa membantu melatih mata bayi dengan menggunakan senter atau mainan yang warnanya menarik. Arahkan senter atau mainan itu ke kiri dan ke kanan, sehingga mata bayi akan mengikuti arah cahaya atau mainan tersebut. Ingatlah untuk meletakkan mainan 25-30 cm dari mata bayi, atau di sekitar perutnya. Kelak, setelah otot matanya lebih kuat, mata bayi akan berada pada posisi yang normal.
(/up)











































