Bayi Rafi kini sudah berusia hampir delapan bulan. Sejumlah kelainan dalam tubuhnya mengharuskannya menjalani sejumlah operasi dan perawatan yang teliti. Salah satu kondisi yang dihadapi Rafi adalah alat kelaminnya yang tidak terbentuk sempurna. Orang tuanya pun bertanya-tanya apakah kelak saat Rafi dewasa bisa ereksi dan testisnya mampu memproduksi sperma.
"Rafi dilahirkan untuk menjadi orang yang tangguh dan kuat. Karena seperti pendapat dokter tempo lalu, kalaupun Rafi bisa mempunyai alat kelamin yang sempurna, apakah dia bisa ereksi, mengeluarkan sperma dan lain-lain. Atau apakah kantung kemihnya masih berfungsi atau tidak, saya tidak tahu. Hanya Allah Yang Maha Tahu atas segalanya," ujar ibunda Rafi, Lyra, kepada detikHealth, Jumat (28/3/2014).
Tidak hanya itu, Rafi lahir tanpa memiliki usus besar dan anus. Bahkan kantung kemihnya terbuka, sehingga orang tuanya harus lebih rajin mengelap atau mengganti popok Rafi yang sering basah oleh air kencing. Mengompol memang lumrah bagi anak kecil, namun Rafi tidak memiliki kemampuan untuk menahan air kencingnya. Apa yang dia minum maka akan segera keluar sebagai air kencing melalui kantung kemihnya yang terbuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk ke depanya saya tidak tahu langkah apa yang akan diambil untuk Rafi selanjutnya. Saya hanya bisa pasrah, bagaimana dia dewasa nanti, akan jadi seperti apa dia dewasa dia nanti. Saya hanya ingin melihat dia sama seperti anak lainnya yang diterima oleh masyarakat," tutur Lyra.
Terkait biaya yang dibutuhkan Rafi untuk menjani operasi, Lyra masih belum tahu pasti jumlahnya. Hanya saja dia mendapat informasi harus mendeposit dana sekitar Rp 35 juta. Untuk keperluan itu, dia melakukan aneka macam cara seperti melelang semua mainan Rafi, meminta bantuan ke lembaga tertentu, dan memaksimalkan usaha dagang kecil-kecilannya. Namun hingga kini hasilnya belum maksimal.
"Saya hanya menunggu keajaiban. Makin bertambah usia Rafi makin banyak pula biaya yang harus saya persiapkan. Belum lagi akan ada persiapan operasi selanjutnya. Saya pun belum tahu setelah operasi tahap dua akan ada operasi apa lagi," imbuh Lyra.
Dia memaparkan saat ini dirinya dan suaminya harus bekerja keras. Mengingat mereka hanya punya waktu sekitar 1-2 bulan lagi untuk menyiapkan uang operasi Rafi.
"3 Minggu lalu Rafi sempat dirawat dan dilarikan ke IGD. Sebelum kami tiba di Bandung, kami mengalami musibah di kilometer 45 Tol Cikunir. Tangki kendaraan yang kami naiki mengalami bocor. Saya dan Rafi loncat dari mobil sewaan, dan mobil hampir meledak. Alhamdulillah kami selamat semua. Akhirnya Rafi dipindahkan memakai ambulans menuju ke Bandung," tutur Lyra.
Rafi lahir pada 28 Juli 2013 dengan berat badan 2,2 kg dan tinggi 42 cm. Bayi laki-laki ini hanya memiliki 9 jari kaki, tidak memiliki lubang anus dan usus besar, kantung kemihnya terbuka, serta alat kelaminnya tidak terbentuk sempurna. Untuk membantu buang air besar, dokter telah membuat anus buatan di perut kanan Rafi, namun kerap kali kotoran keluar bukan dari lubang anus buatan melainkan dari sela-sela jahitan.
Nah, pembaca detikHealth, jika Anda memiliki saran-saran untuk pengobatan Rafi atau berniat membantunya, silakan menghubungi lyrafamiarahma@yahoo.com atau via akun Twitter-nya: @lyrafamia dan bagi yang ingin menyunbang untuk Rafi silakan mengirim donasi ke ke rekening Mandiri atas nama Lyra Famia Rahma di 1320010376029 atau rekening BCA atas nama Chilfi Furqon N di nomor rekening 2861403639.











































