Ini Sebabnya di Usia 6 Bulan Bayi Tak Cuma Perlu ASI

Ini Sebabnya di Usia 6 Bulan Bayi Tak Cuma Perlu ASI

- detikHealth
Kamis, 03 Apr 2014 18:00 WIB
Ini Sebabnya di Usia 6 Bulan Bayi Tak Cuma Perlu ASI
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Punya segudang manfaat untuk bayi, pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) sudah tak dapat dipungkiri lagi. Namun jika memang ASI punya manfaat yang begitu hebat, mengapa pemberiannya secara eksklusif hanya dianjurkan sampai anak berusia 6 bulan saja?

"Sebab usia di atas 6 bulan itu pertumbuhan dan perkembangan anak sangat pesat, sehingga tidak dapat hanya didukung dari pemberian ASI saja," ujar pakar gizi medik dari Fakultas Kedokteran UI, Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, dalam acara diskusi 'Gut Brain Axis: Pencernaan Sehat si Kecil Cerdas', yang diselenggarakan di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Selain itu, dokter yang akrab disapa dr Tati ini juga menyebutkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat ini dibarengi dengan menurunnya produksi ASI dari ibu. Pada usia tersebut ASI juga sudah tidak mencukupi lagi untuk mikronutrien seperti zat besi, zinc, fosfat, magnesium dan natrium, sehingga saat bayi mulai berusia 6 bulan sebaiknya diberikan makanan pendamping ASI atau MPASI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anak itu semakin bertambah umur, sebaiknya kan bertambah juga berat badannya, tinggi badannya, dan perkembangannya juga, misalnya jadi bisa tengkurap, jalan, dan lain-lain," papar dr Tati.

Untuk memenuhi nutrisi anak melalui pemberian MPASI, sebaiknya ibu menggunakan bahan yang segar sehingga anak mendapatkan vitamin dan mineral yang optimal. Yang pasti, hindari penggunaan gula atau garam berlebihan.

Jika bayi sudah diberi garam dan gula dalam makanannya, maka bayi akan terbiasa mendapatkan rasa yang lebih enak dibandingkan dengan makanan murni lainnya. Efeknya, bayi tidak mau makan kalau makanan tersebut tidak manis atau gurih.

(ajg/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads