Hati-hati Bunda, Bayi Rentan Tersedak di Usia 6 Bulan Pertama

Hati-hati Bunda, Bayi Rentan Tersedak di Usia 6 Bulan Pertama

- detikHealth
Rabu, 30 Apr 2014 16:23 WIB
Hati-hati Bunda, Bayi Rentan Tersedak di Usia 6 Bulan Pertama
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Tersedak bisa dialami oleh siapa saja, dari bayi hingga orang dewasa. Meski terkesan umum, tidak seharusnya tersedak dianggap sebagai sesuatu yang sepele. Apalagi terkhusus bayi, orang tua dinilai untuk harus ekstra hati-hati menjaga bayinya agar jangan sampai tersedak.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Dr Aditya Suryansyah, SpA(K), dokter spesialis anak di RSIA Buah Hati, Jakarta. Menurut dokter yang akrab disapa Dr Adit ini, orang tua harus hati-hati pada hal-hal yang dapat berisiko membuat bayi tersedak. Lantas, pada usia berapa bayi itu rentan tersedak?

"Bayi itu rentan tersedak pada usia 6 bulan pertama. Maka dari itu orang tua harus hati-hati pada hal-hal yang bisa membuat anak tersedak. Ini dikarenakan pernapasan dan cara menelannya belum sempurna," tutur Dr Adit saat dihubungi detikHealth, Rabu (30/4/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Dr Adit menjelaskan bahwa inilah yang menjadi alasan mengapa bayi disarankan baru boleh menerima makanan pendamping ASI pada saat usianya sudah lebih dari 6 bulan, di mana saat cara menelannya sudah dianggap lebih sempurna. "Karena apabila sebelum 6 bulan mereka sudah diberikan makanan yang lebih padat, mereka akan sulit menelannya karena cara menelan mereka belum sempurna," terangnya.

Kendati demikian, Dr Adit mengakui bahwa kondisi bayi mengenai kapan mereka bisa menelan dengan sempurna sebenarnya lebih kepada individualnya. Hal ini disebabkan karena ada bayi yang ternyata sudah bisa menelan dengan sempurna ketika usianya baru 4 bulan.

"Ada memang yang usia 4 bulan sudah bisa menelan. Tapi ya rata-rata memang 6 bulan itu yang disarankan untuk memberi makanan. Karena ketika 6 bulan, bayi dipercaya sudah bisa menelan dengan baik. Dan harus diingat ya, bayi itu kan awalnya mengecap dulu, bukan langsung menelan," ujar dokter yang juga berpraktik di RSAB Harapan Kita.

Maka dari itu, untuk menghindari anak jangan sampai tersedak, Dr Adit menekankan kepada orang tua untuk selalu lebih berhati-hati, terutama jika ingin memberi makan dan ASI. "Ketika posisi bayi saat diberikan ASI itu salah, maka hal tersebut kan juga bisa membuat bayi tersedak. Makanya perhatikan posisinya saat memberi ASI," pungkasnya.

(up/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads