Berbagai Masalah Kesehatan yang Mengancam si Bayi Prematur (2)

Berbagai Masalah Kesehatan yang Mengancam si Bayi Prematur (2)

- detikHealth
Senin, 19 Mei 2014 13:01 WIB
Berbagai Masalah Kesehatan yang Mengancam si Bayi Prematur (2)
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Tak hanya masalah kesehatan jangka pendek, bayi prematur yang lahir sebelum waktunya juga berisiko mengalami komplikasi kesehatan jangka panjang, mulai dari ganggung penglihatan hingga penyakit kronis yang lebih serius.

Lanjutan dari artikel sebelumnya, berikut beberapa masalah kesehatan yang mengancam bayi prematur dalam jangka panjang, seperti dikutip dari CNN, Senin (19/5/2014):

Ilustrasi (Foto: thinkstock)

1. Cerebral palsy

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, otot atau postur yang disebabkan oleh cedera yang terjadi pada otak bayi prematur selama kehamilan atau saat bayi masih muda dan belum dewasa. Cedera otak dari sirkulasi yang buruk, pasokan oksigen yang tidak memadai, kekurangan gizi atau infeksi semua dapat menyebabkan masalah neurologis cerebral palsy atau lainnya.

1. Cerebral palsy

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, otot atau postur yang disebabkan oleh cedera yang terjadi pada otak bayi prematur selama kehamilan atau saat bayi masih muda dan belum dewasa. Cedera otak dari sirkulasi yang buruk, pasokan oksigen yang tidak memadai, kekurangan gizi atau infeksi semua dapat menyebabkan masalah neurologis cerebral palsy atau lainnya.

2. Keterampilan kognitif terganggu

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur lebih mungkin mengalami keterbelakangan pada berbagai tahap perkembangan dibanding bayi-bayi yang lahir dengan cukup umur. Setelah usia sekolah, anak yang lahir prematur mungkin lebih cenderung memiliki kesulitan belajar.

2. Keterampilan kognitif terganggu

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur lebih mungkin mengalami keterbelakangan pada berbagai tahap perkembangan dibanding bayi-bayi yang lahir dengan cukup umur. Setelah usia sekolah, anak yang lahir prematur mungkin lebih cenderung memiliki kesulitan belajar.

3. Masalah penglihatan

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur yang lahir sebelum 30 minggu dapat mengembangkan retinopathy of prematurity (ROP), suatu penyakit yang terjadi ketika pembuluh darah membengkak dan tumbuh terlalu cepat di lapisan peka cahaya saraf di belakang mata (retina).

Kadang-kadang pembuluh retina yang abnormal secara bertahap membentuk bekas luka di retina, menariknya keluar dari posisi. Bila retina menjauh dari bagian belakang mata itu disebut ablasi retina, suatu kondisi yang jika tidak terdeteksi dapat mengganggu penglihatan dan menyebabkan kebutaan.

3. Masalah penglihatan

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur yang lahir sebelum 30 minggu dapat mengembangkan retinopathy of prematurity (ROP), suatu penyakit yang terjadi ketika pembuluh darah membengkak dan tumbuh terlalu cepat di lapisan peka cahaya saraf di belakang mata (retina).

Kadang-kadang pembuluh retina yang abnormal secara bertahap membentuk bekas luka di retina, menariknya keluar dari posisi. Bila retina menjauh dari bagian belakang mata itu disebut ablasi retina, suatu kondisi yang jika tidak terdeteksi dapat mengganggu penglihatan dan menyebabkan kebutaan.

4. Masalah pendengaran

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur mengalami peningkatan risiko beberapa derajat mengalami gangguan pendengaran. Semua bayi akan diperiksa pendengarannya sebelum pulang dari rumah sakit.

4. Masalah pendengaran

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur mengalami peningkatan risiko beberapa derajat mengalami gangguan pendengaran. Semua bayi akan diperiksa pendengarannya sebelum pulang dari rumah sakit.

5. Masalah gigi

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur yang telah sakit kritis berada pada peningkatan risiko mengembangkan masalah gigi, seperti erupsi gigi tertunda, perubahan warna gigi dan gigi tidak selaras.

5. Masalah gigi

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Bayi prematur yang telah sakit kritis berada pada peningkatan risiko mengembangkan masalah gigi, seperti erupsi gigi tertunda, perubahan warna gigi dan gigi tidak selaras.

6. Masalah perilaku dan psikologis

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Anak-anak yang mengalami kelahiran prematur lebih mungkin mengalami masalah perilaku tertentu dan psikologis dibandingkan bayi cukup bulan, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), depresi atau kecemasan umum, dan kesulitan berinteraksi dengan anak-anak seusia mereka.

6. Masalah perilaku dan psikologis

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Anak-anak yang mengalami kelahiran prematur lebih mungkin mengalami masalah perilaku tertentu dan psikologis dibandingkan bayi cukup bulan, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), depresi atau kecemasan umum, dan kesulitan berinteraksi dengan anak-anak seusia mereka.

7. Masalah kesehatan kronis

Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Bayi prematur lebih mungkin memiliki masalah kesehatan kronis, beberapa di antaranya mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit. Infeksi, asma dan masalah makan lebih mungkin berkembang atau bertahan hingga bayi tumbuh lebih dewasa. Lahir prematur juga meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Untuk beberapa bayi prematur, masalah kesehatan mungkin tidak muncul sampai kemudian di masa kanak-kanak atau bahkan dewasa. Beberapa studi menunjukkan bahwa bayi prematur mungkin menghadapi peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung di usia dewasa.

7. Masalah kesehatan kronis

Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Bayi prematur lebih mungkin memiliki masalah kesehatan kronis, beberapa di antaranya mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit. Infeksi, asma dan masalah makan lebih mungkin berkembang atau bertahan hingga bayi tumbuh lebih dewasa. Lahir prematur juga meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Untuk beberapa bayi prematur, masalah kesehatan mungkin tidak muncul sampai kemudian di masa kanak-kanak atau bahkan dewasa. Beberapa studi menunjukkan bahwa bayi prematur mungkin menghadapi peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung di usia dewasa.

Halaman 2 dari 16
Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, otot atau postur yang disebabkan oleh cedera yang terjadi pada otak bayi prematur selama kehamilan atau saat bayi masih muda dan belum dewasa. Cedera otak dari sirkulasi yang buruk, pasokan oksigen yang tidak memadai, kekurangan gizi atau infeksi semua dapat menyebabkan masalah neurologis cerebral palsy atau lainnya.

Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, otot atau postur yang disebabkan oleh cedera yang terjadi pada otak bayi prematur selama kehamilan atau saat bayi masih muda dan belum dewasa. Cedera otak dari sirkulasi yang buruk, pasokan oksigen yang tidak memadai, kekurangan gizi atau infeksi semua dapat menyebabkan masalah neurologis cerebral palsy atau lainnya.

Bayi prematur lebih mungkin mengalami keterbelakangan pada berbagai tahap perkembangan dibanding bayi-bayi yang lahir dengan cukup umur. Setelah usia sekolah, anak yang lahir prematur mungkin lebih cenderung memiliki kesulitan belajar.

Bayi prematur lebih mungkin mengalami keterbelakangan pada berbagai tahap perkembangan dibanding bayi-bayi yang lahir dengan cukup umur. Setelah usia sekolah, anak yang lahir prematur mungkin lebih cenderung memiliki kesulitan belajar.

Bayi prematur yang lahir sebelum 30 minggu dapat mengembangkan retinopathy of prematurity (ROP), suatu penyakit yang terjadi ketika pembuluh darah membengkak dan tumbuh terlalu cepat di lapisan peka cahaya saraf di belakang mata (retina).

Kadang-kadang pembuluh retina yang abnormal secara bertahap membentuk bekas luka di retina, menariknya keluar dari posisi. Bila retina menjauh dari bagian belakang mata itu disebut ablasi retina, suatu kondisi yang jika tidak terdeteksi dapat mengganggu penglihatan dan menyebabkan kebutaan.

Bayi prematur yang lahir sebelum 30 minggu dapat mengembangkan retinopathy of prematurity (ROP), suatu penyakit yang terjadi ketika pembuluh darah membengkak dan tumbuh terlalu cepat di lapisan peka cahaya saraf di belakang mata (retina).

Kadang-kadang pembuluh retina yang abnormal secara bertahap membentuk bekas luka di retina, menariknya keluar dari posisi. Bila retina menjauh dari bagian belakang mata itu disebut ablasi retina, suatu kondisi yang jika tidak terdeteksi dapat mengganggu penglihatan dan menyebabkan kebutaan.

Bayi prematur mengalami peningkatan risiko beberapa derajat mengalami gangguan pendengaran. Semua bayi akan diperiksa pendengarannya sebelum pulang dari rumah sakit.

Bayi prematur mengalami peningkatan risiko beberapa derajat mengalami gangguan pendengaran. Semua bayi akan diperiksa pendengarannya sebelum pulang dari rumah sakit.

Bayi prematur yang telah sakit kritis berada pada peningkatan risiko mengembangkan masalah gigi, seperti erupsi gigi tertunda, perubahan warna gigi dan gigi tidak selaras.

Bayi prematur yang telah sakit kritis berada pada peningkatan risiko mengembangkan masalah gigi, seperti erupsi gigi tertunda, perubahan warna gigi dan gigi tidak selaras.

Anak-anak yang mengalami kelahiran prematur lebih mungkin mengalami masalah perilaku tertentu dan psikologis dibandingkan bayi cukup bulan, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), depresi atau kecemasan umum, dan kesulitan berinteraksi dengan anak-anak seusia mereka.

Anak-anak yang mengalami kelahiran prematur lebih mungkin mengalami masalah perilaku tertentu dan psikologis dibandingkan bayi cukup bulan, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), depresi atau kecemasan umum, dan kesulitan berinteraksi dengan anak-anak seusia mereka.

Bayi prematur lebih mungkin memiliki masalah kesehatan kronis, beberapa di antaranya mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit. Infeksi, asma dan masalah makan lebih mungkin berkembang atau bertahan hingga bayi tumbuh lebih dewasa. Lahir prematur juga meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Untuk beberapa bayi prematur, masalah kesehatan mungkin tidak muncul sampai kemudian di masa kanak-kanak atau bahkan dewasa. Beberapa studi menunjukkan bahwa bayi prematur mungkin menghadapi peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung di usia dewasa.

Bayi prematur lebih mungkin memiliki masalah kesehatan kronis, beberapa di antaranya mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit. Infeksi, asma dan masalah makan lebih mungkin berkembang atau bertahan hingga bayi tumbuh lebih dewasa. Lahir prematur juga meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Untuk beberapa bayi prematur, masalah kesehatan mungkin tidak muncul sampai kemudian di masa kanak-kanak atau bahkan dewasa. Beberapa studi menunjukkan bahwa bayi prematur mungkin menghadapi peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung di usia dewasa.

(mer/up)

Berita Terkait