Bayi Lahir dengan Bobot di Atas 4 Kg Sudah Pasti Bakat Diabetes? Belum Tentu

Bayi Lahir dengan Bobot di Atas 4 Kg Sudah Pasti Bakat Diabetes? Belum Tentu

- detikHealth
Senin, 02 Jun 2014 15:26 WIB
Bayi Lahir dengan Bobot di Atas 4 Kg Sudah Pasti Bakat Diabetes? Belum Tentu
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Dulu, ketika bayi lahir dengan bobot empat kg atau lebih akan dianggap lucu dan menggemaskan. Kini, dengan bobot seperti itu orang tua bisa saja khawatir karena si kecil akan rentan terkena diabetes. Nah, benarkah bayi yang lahir di atas bobot 4 kg sudah pasti memiliki bakat diabet?

"Risiko untuk menjadi diabetes di masa dewasa dari bayi lahir dengan berat lebih dari 4 kg lebih tinggi dibanding lahir dengan berat 4 kg. Bukan berarti pasti, tetapi secara statistik risikonya lebih tinggi," tegas dr Hari Nugroho SpOG saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Senin (2/6/2014).

Ditambahkan dr Hari, beberapa faktor memang memengaruhi terjadinya bayi lahir dengan berat lebih dari empat kg. Salah satu faktor tersering adalah ibu dengan diabetes melitus, baik karena kehamilan atau peningkatan berat badan ibu saat kehamilan yang terlalu tinggi.

"Selain itu, ras dan genetik memang mempunyai peranan penting dalam menentukan berat bayi lahir, tetapi rata-rata ras apapun tidak ada yang melebihi empat kg," imbuh ayah satu anak ini.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Kepala Subdit Pengendalian Diabetes Melitus dan Penyakit Metabolik Kementerian Kesehatan, Hj Titi Sari Renowati, SKM, MScPH mengatakan jika ada ibu yang melahirkan bayi dengan bobot di atas 4 kg, sudah berpotensi diabetes melitus.

"Kalau sudah di atas 4 kg, harus ada semacam tindakan bagaimana dicegah jangan sampai semakin gemuk dan mudah untuk diabetes. Oleh karena itu, edukasi para orang tua, dokter, bidan, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah obesitas sejak dini," kata Titi.

Sehingga, begitu bayi lahir dengan berat badan di atas normal, dokter ataupun bidan bisa membantu mengedukasi para orang tua untuk mencegah obesitas pada anak sejak dini.

(rdn/up)

Berita Terkait