Selain autisme, metode scan ini diperkirakan bisa dipakai untuk melihat bakat mereka sedari bayi. Berdasarkan data dari JAMA Neurology, otak bayi tumbuh sampai berukuran setengah dari otak dewasa dimulai sejak dia lahir hingga usia tiga bulan.
Peneliti pun melakukan tes pada 87 bayi yang baru lahir hingga berusia tiga bulan. Pertumbuhan otak bayi rata-rata 1% per hari, kemudian melambat menjadi 0,4% per hari sampai hari ke-90. Berdasarkan hasil scan, ternyata otak bayi laki-laki tumbuh lebih cepat daripada perempuan, demikian dikutip dari BBC, Selasa (12/8/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pertama kalinya dipublikasikan data yang akurat tentang bagaimana pertumbuhan otak bayi dengan menggunakan metode scanning yang efektif," kata dr Martin Ward Platt, konsultan pediatrik dari Royal Victoria Infirmy di Newcastle.
Diungkapkan dr Ward, selama ini metode yang dilakukan untuk mengukur bagaimana pertumbuhan otak bayi memang masih dilakukan dengan menggunakan pita ukur dan dihitung setiap waktu. Tapi, metode ini tidak selalu akurat.
Peneliti juga melakukan tes pertumbuhan otak pada bayi lahir prematur. Teryata, ukuran otak bayi prematur 4% lebih kecil dibandingkan bayi yang lahir normal. Saat mereka sudah berusia 3 bulan pun ukurannya masih 2% lebih kecil ketimbang bayi yang dilahrikan normal.
Dalam penelitian selanjutnya, peneliti berencana untuk mencari hubungan antara konsumsi alkohol dan obat-obatan pada ibu hamil dengan ukuran otak bayi saat lahir.
(rdn/up)











































