Senin, 18 Agu 2014 17:31 WIB

Orgasme Bisa Tentukan Jenis Kelamin Bayi? Ini Kata Dokter

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Berbagai faktor diyakini dapat membantu menentukan jenis kelamin yang akan dikandung. Mulai dari faktor makanan, waktu bercinta, hingga siapa yang lebih dahulu orgasme.

Faktanya sel jantan atau spermatozoa mengandung kromosom X dan Y, sedangkan sel betina (ovum) mengandung kromosom X saja. Bila sperma bersatu dengan ovum akan terjadi 2 kemungkinan, ovum dibuahi oleh sperma yang mengandung kromosom Y, yang akan terbentuk bayi laki-laki atau ovum dibuahi oleh sperma yang mengandung kromosom X, yang kemudian akan terbentuk bayi perempuan.

Namun apakah siapa yang orgasme terlebih dahulu lantas memberi pengaruh signifikan terhadap jenis kelamin sang buah hati?

"Hingga saat ini dari penelitian medis ternyata tidak terbukti jenis kelamin bayi perempuan terjadi bila pria orgasme lebih awal. Sebaliknya pun begitu, yaitu jenis kelamin bayi pria terbentuk bila sang istri orgasme lebih dulu," ungkap seksolog Dr Andri Wanananda, MS, kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (18/8/2014).

Menurut dr Andri, kemungkinan yang terjadi dalam penentuan jenis kelamin bayi adalah berupa faktor kebetulan (probability) saja. Belum terbukti kuat secara medis bahwa pihak istri atau suami yang duluan orgasme langsung menentukan jenis kelamin bayi.

"Saat orgasme keluar hormon endorfin yang bersifat 'muscle relaxant' (merelaksasi otot dan 'psychic relaxant' (merelaksasi psikis). Tapi hormon ini tidak bisa memengaruhi proses genetik penentu jenis kelamin bayi," pungkas pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta ini.

(ajg/up)