"Pada dasarnya bayi belum mempunyai refleks yang sempurna, salah satunya refleks batuk, sehingga perlu dibantu dengan uap atau penguapan untuk mengobatinya," jelas dokter spesialis anak, dr Melisa Anggraeni, MBiomed, SPA, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (3/10/2014).
dr Melisa menjelaskan batuk dan pilek yang terjadi pada bayi biasanya terjadi karena virus. Saat didera penyakit ini, akan ada lendir yang banyak dan kental menumpuk dan menyumbat saluran pernapasan bayi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas apa kandungan yang digunakan untuk penguapan? "Penguapan ini biasanya tergantung pada lendir yang menumpuk, apakah banyak atau sedikit. Jika sudah diketahui banyak dikitnya lendir maka kandungan dan dosis obat yang digunakan dalam penguapan baru bisa ditentukan. Untuk metode penguapan ini pada umumnya boleh diterapkan atau dicoba pada bayi dalam usia berapapun," tutur dokter yang praktik di RS Siloam ini.
(vit/vit)











































