Sabtu, 06 Des 2014 15:32 WIB

Hai Bunda, Begini Lho Cara Tepat Merawat Tali Pusar Bayi yang Baru Lahir

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock) Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bagi ibu baru, rasa kagok atau grogi ketika mengurus si kecil pertama kali merupakan hal yang wajar. Salah satunya yaitu ketika ibu harus merawat tali pusar si kecil. Lantas, sebenarnya bagaimana cara tepat merawat tali pusar bayi yang baru lahir?

Pada dasarnya, tali pusar merupakan bagian terpenting untuk mentransfer makanan dari ibu kepada bayi saat berada di kandungan. Setelah bayi lahir pun, tali pusar tidak bisa langsung terlepas, demikian dikatakan dr Daulika Yusna SpA dari RSAB Harapan Kita.

"Karena itulah perlu waktu hingga mengering agar tali pusarnya bisa terlepas dengan sendirinya. Nah, untuk merawat tali pusar direkomendasikan perawatan terbuka yang tidak memakai kasa, obat, maupun alkohol," kata dr Daulika di sela-sela seminar 'Mengenali Masalah Selama Hamil dan Perawatan Bayi Baru Lahir' di RSAB Harapan Kita, Sabtu (6/12/2014).

"Jadi dibiarkan begitu saja karena ternyata terbukti bahwa tanpa ditutup, tanpa diberi alkohol justru tali pusarnya akan lebih cepat kering, sehingga risiko terjadinya infeksi akan lebih kecil," lanjut dr Daulika.

Meski demikian, dr Daulika mengingatkan bahwa bisa saja terjadi infeksi pada tali pusar. Beberapa tanda-tanda infeksi pada tali pusar di antaranya timbulnya merah-merah di sekitar tali pusar atau tali pusar yang justru bernanah.

"Kalau infeksi anaknya bisa demam, jika sudah ada gejala-gejala infeksi, anak harus segera dibawa ke rumah sakit dan menemui dokter," pungkasnya.

(rdn/rdn)
News Feed