Salah satu dokter yang menangani Khatun, dr Anjana Gupta mengatakan proses kelahiran bayi lelaki itu sangat lancar, hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Meskipun bahunya sempat 'tersangkut' selama beberapa detik, tapi anak ke-9 Khatun itu bisa lahir dengan selamat. Walaupun berbobot 77,5 kg, diketahui Khatun tidak memiliki diabetes.'
"Biasanya ukuran bayi yang besar dipengaruhi ibu yang mengidap diabetes. Tapi pada bayi ini, ibunya tidak memiliki diabetes. Dia dan ibunya juga dalam kondisi baik-baik saja," kata dr Gupta seperti dikutip dari Daily Mail pada Minggu (8/11/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski awalnya mengalami masalah pada pernapasannya, kondisi si bayi dilaporkan membaik. Namun, kini ia sedang dirujuk ke RS Vatsalya dan ditempatkan di unit perawatan anak guna dipantau kondisinya. Jika selama lima hari tidak ada indikasi medis pada si bayi, ia diperbolehkan pulang.
"Selama 21 tahun saya praktik, ini adalah bayi terbesar yang pernah saya tangani. Saya menyebutnya sebagai keajaiban dan dia adalah bayi yang mempesona. Kami tidak tahu bagaimana bisa bayi itu besar tapi ia sehat dan semua parameter kesehatannya pun baik-baik saja," tutur dr Gupta.
Suami Khatun mengatakan, selama ini istrinya melahirkan delapan orang anaknya secara normal di rumah, dengan bantuan bidan. Namun kali ini, ia harus membawa sang istri ke RS terdekat karena ukuran bayi yang diketahui amat besar. Padahal, bayi terakhir Khatun lahir dengan bobot normal, sekitar 3,6 kg.
Pada bulan Oktober lalu, bayi yang dilahirkan Goga Bai didapuk sebagai bayi terbesar di India dengan berat 6 kg. Kala itu, Bai melahirkan secara caesar dan kondisi bayinya yang besar dianggap berhubungan dengan diabetes yang diidapnya. Tapi kini, gelar bayi terbesar di India dipegang oleh bayi Khatun.
Baca juga: Makrosomia, Ketika Bayi Lahir dengan Bobot Lebih dari 4 Kg
(rdn/up)











































