Jakarta -
Giant congenital nevus atau tanda lahir raksasa merupakan kondisi bawaan lahir di mana tanda lahir bayi berukuran sangat besar. Kondisi ini sangat langka dan hanya terjadi pada 1 persen manusia di dunia.
Contoh kasus giant congenital nevus terjadi baru-baru di Tiongkok. Seorang bayi perempuan bernama Wu Zimiao terlahir dengan Giant Congenital Nevus. Karena kondisi ini, hampir sekujur tubuh Zimiao dipenuhi oleh belang hitam.
Bahkan di lengan kirinya, belang hitam hampir menutupi seluruh bagiannya. Belum diketahui sebabnya, lengan kiri Zimiao pun menjadi lebih kecil dibandingkan lengan kanannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, berikut kisah pasien giant congenital nevus lainnya dari berbagai belahan dunia:
1. Zhang Hongming
Foto: istimewa
|
Adalah Zhang Hongming yang memiliki bulu tebal di sebagian tubuhnya tersebut. Zhang adalah warga Chongqing, China bagian barat daya. Dia memiliki kelainan pigmen bawaan yang langka lantaran di tubuhnya terdapat nevus atau bercak berpigmen pada kulit. Kondisi itu menyebabkan bulu tebal tumbuh di sebagian kulitnya.
Zhang lahir dengan tanda lahir hitam di tubuhnya, namun dia tidak mendapat pengobatan apapun. Hal ini dikarenakan keluarganya yang tidak mampu. Karena kondisinya, Zhang pun mendapat banyak ejekan dari orang-orang. Ada yang menyebutnya monyet, binatang, dan simpanse.
Untunglah dokter di Rumah Sakit Bedah Plastik Hua setuju untuk memberikan pengobatan gratis untuk Zhang setelah mendengar kisahnya. Operasi pertama dari 6 rangkaian operasi telah dijalani untuk menghilangkan rambut dan tahi lalat yang ada di tubuhnya.
2. Maimaiti Hali
Foto: istimewa
|
Maimaiti Hali yang berusia 8 tahun seringkali diledek dan dijuluki sebagai 'turtle boy' akibat kulit di punggungnya yang mengeras. Kondisi merupakan variasi lain dari giant congenital nevus yang ada di kulit tubuh.
Maimati pun mengalami tubuh bungkuk karena adanya tekanan dari kulit yang mengeras tersebut. Selain mengalami nyeri secara fisik, ia juga harus menerima ejekan dan cemoohan dari teman-temannya.
Dokter pun menyetujui untuk melakukan operasi pengangkatan kulit tersebut. Petugas medis dari Urumqi Military General Hospital menghilangkan kulit yang tumbuh mengeras ini dan menggantinya dengan cangkokan kulit dari kulit kepala dan kaki Maimaiti.
3. Oliver
Foto: istimewa
|
Oliver terlahir dengan kondisi langka yaitu tanda lahir pada kulit punggungnya yang tidak normal. Di Punggung bocah laki-laki itu terlihat seperti ada sayap, mirip seperti sayap yang digambarkan dimiliki malaikat. Kondisi langka ini terjadi pada satu dari seratus kelahiran.
Oliver yang sejak lahir memiliki kelainan pada kulit punggungnya didiagnosis menderita Congenital Melanocytic Naevi (CMN). Penyakit yang diderita anak usia 2 tahun itu membuatnya tampak memiliki sayap berbulu di punggung atasnya.
Meskipun penyakitnya ini memungkinkan Oliver mampu hidup sehat, namun kondisinya ini sewaktu-waktu berisiko tinggi terhadap kanker kulit. Ada juga risiko lain yaitu penyebaran sel melanin itu ke otak, di mana kondisi itu akan melumpuhkan sistem sarafnya. Oliver datang untuk check up ke Addenbrooke's Hospital di Cambridge tiap tiga bulan sekali. Dokter memeriksa dengan scan MRI untuk melihat apakah tanda lahirnya itu berkembang menjadi kanker.
4. Zainab
Foto: istimewa
|
Zainab merupakan bocah berusia 8 tahun asal Irak. Ia terlahir dengan giant congenital hairy nevus, di mana selain luar biasa besar, tanda lahir di punggungnya juga berbulu lebat.
Ia sudah menjalani 9 operasi selama 4 tahun pengobatan. Namun itu belum cukup untuk menghilangkan seluruh tanda lahir di punggungnya.
Adalah Zhang Hongming yang memiliki bulu tebal di sebagian tubuhnya tersebut. Zhang adalah warga Chongqing, China bagian barat daya. Dia memiliki kelainan pigmen bawaan yang langka lantaran di tubuhnya terdapat nevus atau bercak berpigmen pada kulit. Kondisi itu menyebabkan bulu tebal tumbuh di sebagian kulitnya.
Zhang lahir dengan tanda lahir hitam di tubuhnya, namun dia tidak mendapat pengobatan apapun. Hal ini dikarenakan keluarganya yang tidak mampu. Karena kondisinya, Zhang pun mendapat banyak ejekan dari orang-orang. Ada yang menyebutnya monyet, binatang, dan simpanse.
Untunglah dokter di Rumah Sakit Bedah Plastik Hua setuju untuk memberikan pengobatan gratis untuk Zhang setelah mendengar kisahnya. Operasi pertama dari 6 rangkaian operasi telah dijalani untuk menghilangkan rambut dan tahi lalat yang ada di tubuhnya.
Maimaiti Hali yang berusia 8 tahun seringkali diledek dan dijuluki sebagai 'turtle boy' akibat kulit di punggungnya yang mengeras. Kondisi merupakan variasi lain dari giant congenital nevus yang ada di kulit tubuh.
Maimati pun mengalami tubuh bungkuk karena adanya tekanan dari kulit yang mengeras tersebut. Selain mengalami nyeri secara fisik, ia juga harus menerima ejekan dan cemoohan dari teman-temannya.
Dokter pun menyetujui untuk melakukan operasi pengangkatan kulit tersebut. Petugas medis dari Urumqi Military General Hospital menghilangkan kulit yang tumbuh mengeras ini dan menggantinya dengan cangkokan kulit dari kulit kepala dan kaki Maimaiti.
Oliver terlahir dengan kondisi langka yaitu tanda lahir pada kulit punggungnya yang tidak normal. Di Punggung bocah laki-laki itu terlihat seperti ada sayap, mirip seperti sayap yang digambarkan dimiliki malaikat. Kondisi langka ini terjadi pada satu dari seratus kelahiran.
Oliver yang sejak lahir memiliki kelainan pada kulit punggungnya didiagnosis menderita Congenital Melanocytic Naevi (CMN). Penyakit yang diderita anak usia 2 tahun itu membuatnya tampak memiliki sayap berbulu di punggung atasnya.
Meskipun penyakitnya ini memungkinkan Oliver mampu hidup sehat, namun kondisinya ini sewaktu-waktu berisiko tinggi terhadap kanker kulit. Ada juga risiko lain yaitu penyebaran sel melanin itu ke otak, di mana kondisi itu akan melumpuhkan sistem sarafnya. Oliver datang untuk check up ke Addenbrooke's Hospital di Cambridge tiap tiga bulan sekali. Dokter memeriksa dengan scan MRI untuk melihat apakah tanda lahirnya itu berkembang menjadi kanker.
Zainab merupakan bocah berusia 8 tahun asal Irak. Ia terlahir dengan giant congenital hairy nevus, di mana selain luar biasa besar, tanda lahir di punggungnya juga berbulu lebat.
Ia sudah menjalani 9 operasi selama 4 tahun pengobatan. Namun itu belum cukup untuk menghilangkan seluruh tanda lahir di punggungnya.
(mrs/vit)