Kamis, 28 Apr 2016 09:32 WIB

Hendak Divaksin? Studi Ungkap Sebaiknya Lakukan di Pagi Hari

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - Vaksin dibutuhkan oleh manusia untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu. Namun kadang meski seseorang sudah mendapat vaksin, hal itu bukan jaminan dirinya akan 100 persen kebal terhadap penyakit.

Efektivitas vaksin membentuk kekebalan sebagai pelindung bisa beragam tapi tak ada yang sampai 100 persen. Oleh karena itu ilmuwan sebaik mungkin menciptakan vaksin dan diberikan pada populasi yang luas agar efek perlindungannya maksimal.

Nah terkait hal tersebut, sebuah studi tampaknya mengungkapkan faktor lain yang patut dipertimbangkan untuk efektivitas vaksin yaitu waktu pemberiannya. Menurut Dr Anna C. Phillips dari University of Birmingham waktu pemberian vaksin ini bisa berpengaruh karena sepanjang hari respons sistem imun seseorang berbeda-beda.

Baca juga: Penyesalan Ibu yang Tolak Vaksinasi Batuk Rejan Saat Hamil 28 Minggu

Pagi hari adalah waktu di mana sistem imun bereaksi paling baik terhadap vaksin seperti yang telah dibuktikan studi pada 276 orang dewasa. Mereka yang diberi vaksin flu pada pukul 9-11 pagi dalam waktu seminggu tubuhnya membentuk antibodi lebih tinggi dibandingkan mereka yang diberi vaksin pukul 3-5 sore.

"Ini adalah sebuah tindakan gratis yang secara serius bisa meningkatkan respons vaksinasi pada orang dewasa tanpa efek samping," kata Phillips seperti dikutip dari Reuters, Kamis (28/4/2016).

Namun ahli kesehatan lainnya yang tak terlibat dalam studi Dr Bruce Y. Lee dari International Vaccine Access Center mengatakan bukan berarti seseorang wajib vaksinasi pagi hari. Bila memang tak sempat karena pagi hari sibuk bekerja, maka lebih baik mendapat vaksin sore hari daripada tidak sama sekali.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, Vaksin HPV Bisa Diberikan Pada Remaja Putri


(fds/vit)