Demi Bisa Tersenyum, Separuh Lidah Bayi Ini Harus Dipotong

Demi Bisa Tersenyum, Separuh Lidah Bayi Ini Harus Dipotong

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 03 Jun 2016 14:33 WIB
Demi Bisa Tersenyum, Separuh Lidah Bayi Ini Harus Dipotong
Foto: Thinkstock
Missouri - Malangnya bayi bernama Layla King ini. Lidahnya tumbuh dua kali lebih besar dari bayi-bayi seumurannya karena sebuah kondisi langka yang disebut Beckwith Wiedemann Syndrome (BWS).

Awalnya saat memeriksakan kandungan di pekan ke-30, Danielle Youngburg diberitahu usus calon bayinya berada di luar tubuhnya. Tak berapa lama calon bayi Danielle didiagnosis dengan BWS. Bahkan dokter mengatakan kasusnya tergolong parah.

Begitu Layla lahir, perjuangan Danielle baru dimulai. Selain lahir prematur, si kecil sempat harus menggunakan alat bantu pernapasan. Tiap malam Layla juga dimiringkan ketika tidur agar tidak tersedak oleh lidahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di usia enam bulan, Layla akhirnya menjalani operasi untuk mengurangi ukuran lidahnya. "Karena memang umumnya lidah akan berhenti tumbuh setelah usia enam bulan, jadi pas di usia segitu kami segera melakukan operasi," kata Danielle.

Ia mengaku operasi pertama putrinya itu cukup mengerikan. Bagaimana tidak, menurut penuturan Danielle, lidah Layla harus dipotong dalam bentuk huruf W untuk memudahkan proses penjahitannya nanti dan menghindari kerusakan jangka panjang.

Baca juga: Kenali, Gejala Tongue Tie pada Bayi yang Bisa Dirasakan Ibu

Meski demikian, lidah Layla justru terus tumbuh hingga ia kesulitan makan dan berisiko tersedak oleh lidahnya sendiri jika berbaring. "Saking besarnya, ia tak bisa mengendalikan lidahnya sendiri. Selain itu lidahnya selalu terjulur keluar," kata Danielle seperti dilaporkan Daily Mail.

Dokter juga mengatakan untuk kali ini mereka khawatir pertumbuhan rahang Layla menjadi terganggu karena lidahnya membesar dengan cepat. Danielle memperkirakan besar lidah putrinya mencapai 4 inci.

Di usia 13 bulan, bocah asal St Louis, Missouri ini pun segera menjalani operasi kedua untuk mengangkat sebagian lidahnya lagi. "Rasanya seperti kembali ke nol lagi," imbuhnya.

Namun penantian Danielle tak sia-sia. Kini Layla benar-benar bisa tersenyum seperti harapannya. Operasi khusus untuk mengembalikan posisi usus Layla juga berhasil dilakukan saat usianya memasuki dua tahun.

"Setidaknya ini akan menghentikan orang-orang memandang putri kami dengan tatapan aneh atau membuat candaan yang kejam tentangnya," harapnya.

Baca juga: Bercak Putih di Lidah Bayi karena Sisa ASI atau Jamur? Ini Bedanya

Tricia Surles dari grup pendukung anak-anak dengan BWS, How Big BWS, menjelaskan BWS merupakan sindrom yang bersifat genetik. Gejala satu anak dengan lainnya cenderung berbeda, tetapi rata-rata mengalami gula darah tinggi saat lahir, macroglossia (pembesaran lidah), pembesaran perut atau cacat pada bagian perut.

"Tetapi 90 persen dari mereka memang lidahnya membesar sehingga sulit bernapas, sulit makan, ataupun berbicara," jelasnya. (lll/vit)

Berita Terkait