Kata Dokter Soal Pemberian MPASI Sebelum si Kecil Berusia 6 Bulan

Kata Dokter Soal Pemberian MPASI Sebelum si Kecil Berusia 6 Bulan

Martha HD - detikHealth
Minggu, 05 Jun 2016 09:01 WIB
Kata Dokter Soal Pemberian MPASI Sebelum si Kecil Berusia 6 Bulan
Foto: thinkstock
Jakarta - Sebisa mungkin memang anak hanya mendapatkan asupan berupa Air Susu Ibu (ASI) sampai usia 6 bulan. Namun, pada beberapa anak, nutrisi mereka bisa tidak tercukupi hanya dengan dengan pembersian ASI.

"Jadi jangan dipaksakan jika semua kompenen mendukung ASI sudah cukup tetapi berat badan tidak bertambah, lebih baik anak diberikan MPASI (makanan Pendamping ASI) untuk mendukung perkembangan anak," kata dr Maria Martina Siboe S.Kom, B.Med Sc, SpA dari RSIA YPK Mandiri, Menteng, Jakarta pusat.

Sejatinya, kapankah anak siap untuk diberikan makanan pendamping ASI? Menurut wanita yang akrab dipanggil dr Tina ini, anak sebenarnya bisa sudah siap diberi makan sekitar usia 4 bulan. Kemudian, tanda lain anak sudah siap diberi makan di antaranya lehernya sudah bisa menyangga kepala, ada ketertarikan dengan makanan, dan mampu menelan makanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kesiapan sudah ada dan ASI sendiri telah terbukti tidak mencukupi, maka boleh diberikan MPASI. Namun harus dipastikan, dia memang sudah memenuhi syarat-syarat diberikan makanan padat," tutur dr Tina di sela-sela Peringatan HUT Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ke-62 dan Hari Anak Nasional di RSIA YPK Mandiri, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/6/2016).

Baca juga: Ini Efeknya Jika Tanpa Saran Dokter MPASI Diberi Sebelum Anak Usia 6 Bulan

Apabila belum memenuhi syarat tersebut tetapi anak langsung diberi makanan, sistem pencernaan bayi belum siap menerimanya. Hal tersebut akan membuat makanan tidak dapat dicerna dengan baik dan bisa menimbulkan reaksi seperti diare, sembelit atau konstipasi, dan timbulnya gas.

Beberapa waktu lalu, dr Meta Hanindita SpA, menuturkan ketika nekat memberi bayi makanan selain ASI sebelum usia 6 bulan tanpa ada indikasi tertentu, ada kondisi paling gawat yang bisa terjadi yaitu invaginasi atau intususepsi. Kondisi ini di mana suatu segmen usus masuk ke dalam bagian usus lainnya sehingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius.

"Bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian. Walau penyebab pasti penyakit ini belum diketahui, namun hipotesis yang paling kuat karena pemberian MPASI yang terlalu cepat," ujar dr Meta yang praktik di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Baca juga: Ingat! Di Usia Satu Tahun ke Atas, Makanan si Kecil Tak Perlu Diblender (rdn/rdn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads