Dipublikasikan dalam jurnal Science in Sports & Exercise, peneliti mengetahui hal tersebut setelah menggunakan data dari 2.739 partisipan yang semuanya lahir pada Maret 1946.
Baca juga: Pesan Dokter Bagi Orang Tua yang Bayinya Lahir Prematur
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Ahmed Elhakeem dari University College London (UCL) mengatakan hasilnya efek berat lahir rendah ini akan membuat anak cenderung bersikap tak terlalu aktif (pasif). Kondisi ini bisa terus berlanjut bahkan sampai dewasa.
"Berat lahir rendah diasosiasikan dengan kemampuan olahraga yang lebih rendah di sekolah dan dengan aktivitas fisik waktu luang yang tak partisipatif pada masa dewasa," kata dr Ahmed seperti dikutip dari Science in Sports & Exercise, Rabu (7/9/2016).
"Kita tahu bahwa olahraga yang reguler memberikan banyak manfaat kesehatan termasuk berumur panjang. Oleh karena itu penting bagi orang tua, guru, dan dokter menyadari bahwa anak yang lahir dengan berat badan rendah mungkin membutuhkan lebih banyak dukungan agar bisa aktif secara fisik di sepanjang hidupnya," lanjut dr Ahmed.
Faktor seperti status sosial ekonomi dan fasilitas sekolah sudah diperhitungkan dan tak ada perubahan hasil yang berarti. Peneliti mengatakan ini artinya ada proses perkembangan sosial lain yang terlibat.
Baca juga: Berat Badan Lahir Rendah, Bayi Jadi Lebih Berisiko Kena Diabetes Tipe 2
(fds/vit)











































